SUARA BANDUNG - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jum'at (14/4/2023).
Hal itu dibenarkan oleh juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya Sabtu (15/4/2023). Yana Mulyana diamankan KPK terkait dugaan kasus pengadaan CCTV dan jaringan internet.
Ditangkapnya Yana Mulyana membuat Pemerintah Kota Bandung berpotensi kehilangan pemimpin atau kepala daerahnya dan menjadi kota yang auto pilot (berjalan sendiri tanpa pengendali).
Pasalnya, sejak dirinya lantik jadi Wali Kota Bandung (18/4/2022) menggantikan posisi Oded Danial yang meninggal (10/12/2021), hingga saat ini belum ada orang yang diangkat untuk mengisi posisi Wakil Wali Kota Bandung.
Sebagai informasi tambahan, Yana Mulyana merupakan pasangan dari Oded Danial yang memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung pada 2018 lalu.
Untuk mengisi kekosongan, posisi puncuk pimpinan di pemerintahan bisa ditempuh dengan beberapa opsi. Misalnya seperti penunjukan penjabat oleh Kementerian Dalam Negeri atau pengangkatan pelaksana tugas (plt) dari internal pemerintahan setempat.
Pegawai di Kementerian Dalam Negeri bisa mengisi kekosongan kekuasaan di tingkat daerah, atau misal mengangkat Sekretaris Daerah (Sekda) untuk melaksankan tugas kepala daerah sampai kurun waktu tertentu.
Mekanisme tersebut diatur dalam Pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah . Dengan ini, pemerintahan tidak auto pilot atau terjadi kekosongan kekuasaan.
Sumber: suara.com dan YouTube Irfan Hikmatiar
Baca Juga: 7 Fakta Eks Bupati Meranti Gadaikan Kantor dan Mes PUPR: Ternyata Ini Alasannya
Tag
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius