- Polri membongkar sindikat perjudian daring internasional yang melibatkan ratusan warga negara asing di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
- Komplotan veteran Kamboja memobilisasi para tenaga kerja ilegal dari wilayah Indo-Cina untuk menjadi operator tindak kejahatan siber.
- Aparat telah menetapkan 275 warga negara asing sebagai tersangka dan kini sedang memburu cukong sponsor utama sindikat tersebut.
Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia berhasil menyingkap tabir jaringan sindikat perjudian daring internasional yang didalangi oleh ratusan warga negara asing di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Penyelidikan lebih lanjut membeberkan sebuah fakta bahwa kedatangan para ekspatriat ini disokong oleh sistem undangan kolektif dari kolega mereka yang dijuluki sebagai komplotan veteran Kamboja.
"Yang mengundang siapa? Teman-temannya, eks veteran-veteran dari Kamboja, gitu. Bisa kita lihat, warga negara-warga negara yang datang ke sini adalah Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand, Myanmar. Itu daerah Indo-Cina," papar Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko di lokasi penggerebekan, Sabtu (9/5/2026).
Lebih lanjut, Untung menengarai bahwa fenomena invasi tenaga kerja ilegal ini memiliki korelasi erat dengan rekam jejak perekrutan kejahatan siber lintas negara.
"Mereka selalu menyasar negara-negara yang memiliki peluang. Apalagi, kemarin veteran-veteran dari Kamboja sebegitu banyak ya. Yang terakhir kami update, itu lebih dari 6.000 WNI yang menjadi operator tindak pidana daring. Tidak hanya judi online, tetapi scamming online dan turunannya," terangnya.
Para begundal lintas negara tersebut lantas masuk ke bumi nusantara lewat mobilisasi oleh rayuan jejaring mafia mereka sendiri.
"Ada fasilitas bebas visa kunjungan. Kan kita juga sadar, di satu sisi pemerintah kita juga butuh adanya peningkatan angka pariwisata," jelas Untung.
Brigjen Wira Satya Triputra selaku Dirtipidum Bareskrim Polri pun mengamini bahwa mayoritas pesakitan ini sedari mula sudah mengetahui bahwa mereka didatangkan sebagai operator judi maya.
Guna memutus mata rantai komplotan ini, Wira mengklaim satuannya telah mengantongi identitas sang cukong yang menjadi sponsor utama kedatangan para WNA.
Baca Juga: Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
"Hanya nanti tinggal kami pengembangan untuk proses berikutnya," kata dia.
Kini, seluruh elemen aparat penegak hukum tengah berjibaku melakukan pendalaman intensif demi menguliti benang kusut jaringan mafia multinasional ini hingga ke akar-akarnya.
275 orang dari total 321 WNA lintas negara yang kini diamankan pun sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan dikenakan Pasal 426 dan atau Pasal 607 juncto Pasal 20 dan atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap