SUARA BANDUNG - Agnes Gracia divonis hukuman 3,6 tahun, diusianya yang baru menginjak 15, sehingga hal tersebut di tanggapi oleh Retno Listyarti sebagai pemerhati anak dan pendidikan.
Terlepas dari Agnes Gracia yang melakukan penganiayaan, menurut Retno Listyarti ia tidak selayaknya diberikan hukuman penjara.
Penjara menurut Retno Listyarti, hukuman tersebut diberikan kepada Agnes Gracia yang berumur 15 dengan catatan 'jalan terkahir'.
Pasalnya, Retno Listyarti mengatakan bahwa Agnes Gracia mau bagaimanapun ia tetaplah anak dibwah umur.
Anak di bawah umur, tentunya menurut Retno Listyarti berfokus pada pola pengasuhan orangtua, termasuk Agnes Gracia ini.
Pola pengasuhan orangtua ini menjadi sangat sentral, Retno Listyarti mengatakan bahwa kasus Agnes Gracia ini, harusnya orangtua nyalah yang bertanggung jawab.
karena menurutnya, jikalau orangtua tidak melakukan apa-apa kepada perilaku anak, maka anak akan mengulangi hal tersebut.
"Maka orang tua menjadi peran penting pak, jadi banyak yang dikembalikan ke orang tua oleh Hakim, orang tuanya terus enggak berbuat apa-apa anaknya mengulangi kembali. Nah jadi orang tua harus dihukum tuh," jelasnya Retno Listyarti dikutip, Minggu (16/4/23). (*)
Sumber: Youtube METRO TV
Baca Juga: Erina Gudono Digodain Denny Cagur, Kaesang Pangarep Malah Cengar-cengir?
Berita Terkait
-
Hukuman 3,6 Tahun Agnes Gracia Tidak Layak? Retno Listyarti: Lingkungan dan Pengasuhan
-
SADIS! Upaya KPAI Melindungi AG Dapat Kritikan Pedas, Mellisa Anggraini: Kemarin Diam, Sekarang?
-
Fakta Baru Kasus David Ozora, Mario Dandy Sudah Tahu AG Berbohong Namun Tetap Lakukan Ini!
-
TEGAS! Mellisa Anggraini Sebut Agnes Gracia Zina dengan Mario Dandy Berkali-kali: Kami Hadir
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Review Serial My Royal Nemesis: Suguhkan Intrik Selir dengan Twist Modern
-
Sinopsis Premium Rush: Aksi Kurir Sepeda Hindari Polisi Korup, Tayang di Bioskop Trans TV
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Idgitaf dan Hindia Rilis Masih Ada Cahaya, Bawa Pesan untuk Tetap Melangkah
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!