SUARA BANDUNG - Retno Listyarti sebagai pemerhati anak dan pendidikan, ia menanggapi terkait vonis hukuman 3,6 penjara kepada Agnes Gracia (AG).
Dari tanggapannya tersebut, Retno Listyarti mengatakan bahwa Agnes Gracia ini harus diadili oleh Peradilan Pidana Anak, tidak seperti yang dilayangkan Hakim.
Karena menurut Retno Listyarti, Agnes Gracia ini adalah anak dan tidak seharusnya dihukum seperti orang dewasa.
Tidak hanya itu, Retno Listyarti mengaitkan kepada ibunda Agnes Gracia yang lagi sakit sudah lama.
Lantas apa hubungannya dengan ibunda Agnes Gracia yang lagi sakit, dan yang melakukan penganiayaan itu adalah anaknya?
Menurut Retno Listyarti, sebagai pemerhati anak dan pendidikan, ia mengatakan bahwa ada pengaruh dalam pengasuhan ketika ibunya Agnes Gracia mengalami sakit dan cukup lama.
Karena menurutnya, Agnes Gracia ini sebagai anak dan ia berperilaku itu tidak sendiri, pasti ada faktor lain yang memperngaruhinya ketika memutuskan untuk seperti itu.
Tidak hanya itu, Retno Listyarti mengatakan bahwa faktor lingkungan juga menjadi pemicu Agnes Gracia berperilaku seperti itu.
"Pengaruh lingkungan itu besar salah satunya adalah setidaknya satu itu adalah pengaruh pada diri internal diri sendiri," lanjutnya.
Baca Juga: Ngomporin Terus! Gibran Rakabuming Sindir Giring Ganesha Soal Pemerintah Lampung: Samperin Dong!
"Dan pola pengasuhan, jadi bagaimana diasuh oleh orang tua yang mungkin tadi sakit berkepanjangan, sehingga kemudian juga tidak utuh kan peran sang ibu di dalam proses membesarkan," jelasnya Retno Listyarti dikutip, Minggu (16/4/23). (*)
Sumber: Youtube METRO TV
Berita Terkait
-
SADIS! Upaya KPAI Melindungi AG Dapat Kritikan Pedas, Mellisa Anggraini: Kemarin Diam, Sekarang?
-
Fakta Baru Kasus David Ozora, Mario Dandy Sudah Tahu AG Berbohong Namun Tetap Lakukan Ini!
-
TEGAS! Mellisa Anggraini Sebut Agnes Gracia Zina dengan Mario Dandy Berkali-kali: Kami Hadir
-
TERUNGKAP! Agnes Gracia Tidak Melakukan Hubungan Suami Istri dengan Mario Dandy? Bhirawa Arifi: Klien Kami Jujur
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART
-
Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme