SUARA BANDUNG - Agnes Gracia, salah satu tersangka penganiayaan David Ozora telah menerima putusan vonis hukuman selama 3.5 tahun penjara lewat sidang yang digelar pada senin (10/4/23) kemarin.
Hukuman yang didapatkan Agnes Gracia tersebut lebih ringan dari yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum yaitu selama 4 tahun penjara.
Namun, sebuah kabar mengatakan bahwa Agnes Gracia kini mulai stres berada di penjara.
Lantas benarkah kabar mengenai Agnes Gracia tersebut?
Kabar tersebut bermula dari sebuah video yang diunggah oleh kanal Youtube Warta Informasi pada senin (17/4/23), dengan judul,"Tak punya harapan // Agnes mulai stres di kurungan."
Pada bagian thumbnail video tersebut tampak seorang wanita mengenakan baju tahanan di balik jeruji besi dengan keterangan: 'UPAYA BEBAS GAGAL AGNES STRES DI DALAM PENJARA.'
Pada video berdurasi 8 menit tersebut, narator menjelaskan mengenai sikap KPAI dalam menanggapi sidang putusan Agnes Gracia.
Narator juga mengungkapkan bahwa KPAI memiliki 6 rekomendasi terkait sidang putusan vonis Agnes Gracia.
Baca Juga: Terlibat Kasus Penganiayaan Terhadap David Ozora, Pelaku AG Banding Divonis 3,5 Tahun
Diantaranya, mendesak dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak DKI Jakarta untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak berhadapan dengan hukum, baik korban, saksi, maupun pelaku untuk mendukung pemulihan anak secara utuh dan berkelanjutan
Rekomendasi kedua, KPAI meminta dewan pers untuk daoat memberikan peringatan tegas terhadap media cetak atau elektronik yang telah melakukan pelanggaran UU SPA.
Ketiga, KPAI meminta Komisi Yudisial memerika Sri Wahyudi Batubara, Hakim Anak Pengadilan Negara Jakarta Selatan secara etik, terkait proses persidangan anak AG yang melanggar prinsip dan landasan anak yang berkonflik dengan hukum.
Dari keenam rekomendasi KPAI tersebut, narator hanya membacakan tiga rekomendasi dalam video tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran tim Suara Bandung, kabar mengenai Agnes Gracia yang mulai stres di dalam penjara adalah hoaks atau bohong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius