SUARA BANDUNG - Mengerikannya dampak ancaman peneliti BRIN sebut hahal darah warga Muhammadiyah, Reza Indragiri: merekrut calon pelaku.
Kasus AP Hasanuddin di media sosial dengan menyatakan halal darah warga Muhammadiyah ternyata akan berdampak mengerikan.
Secara gamblang AP Hasanuddin mengatakan di media sosial yang akan membunuh warga Muhammadiyah hanya karena beda tanggal 1 Syawal.
Ancaman serius untuk warga Muhammadiyah itu melibatkan atasan AP Hasanuddin di BRIN, Thomas Djamaluddin.
Kemudian, Reza Indragiri Amriel langsung memberi pandangan atas ancaman AP Hasanuddin.
"Viral, seorang peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN AP Hasanuddin) ancam bunuh warga Muhammadiyah," kata Reza.
"Mari menarik pelajaran dari situasi-situasi serupa di mancanegara," ujar Reza dalam keterangan tertulis pada Senin malam (24/4/2023).
Tentang ancaman AP Hasanuddi, anggota Pusat Kajian Assessment Pemasyarakatan, POLTEKIP itu memberikan contoh mengerikan.
Dimana ancaman serupa pernah terjadi dan menimbulkan banyak korban jiwa dan luka.
Baca Juga: Terkuak! Identitas Oknum TNI Tendang Ibu-Ibu dan Anaknya di Jalan Adalah Anggota Denhanud 471
Hal itu kata Reze berdasar pada kasus pembunuhan di luar negeri yang berawal dari pesan melalui media sosial.
Reza menjelaskan tentang kasus Salvador Ramos di luar negeri yang menewaskan 19 murid dan dua guru.
"Sebelumnya Salvador Ramos mengirim pesan di akun Facebook-nya. Dia akan melakukan penembakan di sebuah SD," demikian kata Reza mencontohkan.
Kemudian ada kasus, dimana Travis McMichael meninggalkan jejak digital berupa pesan kebencian pada kelompok tertentu, sebelum akhirnya dia menembak orang dari kelompok sosial yang dibencinya.
"Tidak sebatas pembunuhan, Travis dikenai pasal kejahatan dengan latar kebencian (hate crime)," lanjut Reza.
Reza yang juga pakar psikologi forensik itu kemudian mengatakan, seandainya informasi tentang pesan maut Salvador Ramos dan Travis bisa dicegah polisi, mungkin pembunuhan sadis dan mengerikan tersebut tidak akan pernah terjadi.
Tag
Berita Terkait
-
Belum Mau Minta Maaf? Merasa di Lingkaran Kekuasaan hingga Mengaku Emosi, Andi Pangerang Hasanuddin Ciut Juga Terancam Penjara
-
PENJILAT? Anak Buah Megawati di BRIN Halalkan Darah Warga Muhammadiyah Gara-Gara Beda Tanggal Lebaran dengan Pemerintah
-
4 Tips Aman dan Nyaman Lakukan Perjalanan Arus Balik Idul Fitri via Kereta Api
-
Bingung Libur Hari Raya Idul Fitri? Berikut Rekomendasi Tempat Wisata Asik di Bandung!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian