SUARA BANDUNG – Ken Admiral dianiaya oleh Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan (Kabag Bin Ops Ditnarkoba Polda Sumatera Utara). Maksud kedatangan Ken Admiral adalah untuk meminta ganti rugi atas kerusakan spion mobilnya yang ditendang oleh Aditya Hasibuan.
Namun, Ken Admiral justru malah dianiaya oleh tuan rumah. Bahkan teman-teman Ken Admiral sempat diancam dengan senajata laras panjang milik ayah Aditya Hasibuan karena berniat untuk melerai Ken dan Aditya.
Mengutip informasi dari akun twitter @mazzini_gsp (25/4/2023), kejadian berawal dari isi pesan di instagram yang menanyakan sesuatu tentang pacar Ken Admiral dan ajakan untuk bertemu. Namun pada saat itu (11/12/2022), Ken Admiral tidak bisa bertemu karena sedang berada di luar negeri (Manchester, United Kingdom).
Ketika Ken sudah ada di Medan, tepatnya pada Rabu (21/12/2022) pukul 22.00 WIB, Ken mengaku diikuti oleh Adiyta dak kawan-kawan, saat dirinya (Ken) sedang berada dalam mobil bersama keponakan (Mifa) dan pacarnya (Syafira). Lalu, Ken dipukul sebanyak 3 kali (2 kali di pelipis kanan, 1 kali di bibir) dan kaca spion mobilnya ditendang hingga patah kemudian Aditya pergi meninggalkan Ken.
Selanjutnya, Ken mengantar pulang pacarnya dan setelah itu dia pulang bersama keponakannya. Ken merasa takut (dimarahi) karena ada kerusakan pada mobil yang dipakainya. Lalu Ken berdiskusi bersama temannya (Rio, Fajar, Rizki, Yazid, Tesar) dan sepakat untuk mendatangi rumah Aditya dengan maksud minta ganti rugi akbiat spoin mobil Ken yang rusak.
Kamis (22/12/2022), Ken dkk, mendatangi kediaman Aditya di Jl. Karya Dalam Medan Helvetia, pada pukul 02.00 WIB. Setibanya di lokasi, Ken memanggil Aditya namun yang keluar abang kandungnya (Arya Hasibuan) dan disusul oleh ayahnya, AKBP Achiruddin Hasibuan.
"mau ngapain kalian disini ramai-ramai?," tanya AKBP Achiruddin Hasibuan.
"kami kesini hanya untuk baik-baik saja om, untuk membicarakan pertanggungjawaban yang dibuat oleh Aditya yang sudah merusak kaca sepion mobil milik Ken," jawab Rio.
"jadi, ngapain kalian kesini malam-malam?," tanya AKBP Achiruddin Hasibuan lagi.
Baca Juga: Adegan Intim Mikha Tambayong dan Deva Mahenra di Teluh Darah Dianggap Tak Perlu: Lumayan Menganggu
"lebih cepat kan lebih baik om, dari pada nanti jadi panjang masalahnya," timpal Rio.
Tidak terima dengan kedatangan Ken dkk, AKBP Achiruddin Hasibuan memerintahkan seseorang untuk mengambil senjata laras panjang.
"ambil dulu senjata laras panjang itu!," ucap AKBP Achiruddin Hasibuan. Bahkan menurut Ken, ayah dari Aditya itu memerintahkannya lebih dari dua kali.
Seorang lelaki yang diperintah mengambil senjata laras panjang itu kemudian masuk ke rumah lalu keluar lagi bersama Aditya. Ken langsung diserang (dipukul dan ditendang) oleh Aditya.
Melihat kejadian itu, AKBP Achiruddin Hasibuan bukan melerai. Justru berkata "udah biarkan saja, jangan ada yang melerai, biar sama-sama puas," ucapnya. Kemudian, seorang laki-laki mengarahakan senjatanya ke arah teman-teman Ken supaya tidak melerai penganiyaan itu.
Lebih parahnya lagi, AKBP Achiruddin Hasibuan justru menyuruh Aditya untuk semakin menyerang Ken. "sikutnya dek, judonya dek, kakinya dek, pukul sampai puas dia dek," perintah AKBP Achiruddin Hasibuan kepada Aditya untuk menyerang Ken.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis