SUARA BANDUNG - Mantan Kabag Bin Ops Dirnarkoba Polda Sumatera Utara, AKBP Achiruddin Hasibuan dinyatakan telah melanggar kode etik kepolisian karena melakukan pembiaran saat anaknya (Aditya Hasibuan) menghakimi dengan Ken Admiral, Kamis (22/12/2022) tahun lalu.
Pada saat kejadian itu, AKBP Achiruddin juga memerintahkan seseorang mengambil senjata laras panjang yang digunakan untuk mengancam teman-temen Ken agar tidak melerai perkelahian Ken dan Aditya.
Tidak hanya itu, AKBP Achiruddin Hasibuan juga diduga terlibat dalam bisnis penampungan BBM ilegal di Sumatera Utara.
Beredar kabar AKBP Achiruddin diberhentikan dari kepolisian dan dimiskinkan, benarkah informasi tersebut?
Simak penelusuran fakta dari tim bandung.suara.com berikut ini!
Kabar terkait AKBP diberhentikan dan dimiskinan dibagikan oleh kanal YouTube KABAR POLITIK berjudul "AKBP Achiruddin Hasibuan Di Copot & Di Miskinkan, kerja Sama PPATK & Aparat Buahkan Hasil," pada Jum'at, (28/4/2023).
Pada thumbnails video tertulis, "TEPAT MALAM INI.!! DI COPOT DARI KEPOLISIAN & DI MISKINKAN. KERJA SAMA APARAT & PPATK BUAHKAN HASIL,"
Serta dalam foto sampul, seorang pria bermasker mengenakan baju berwarna oranye menghadap ke depan dan beberapa anggota kepolisian yang menampilkan gambar dalam kertas.
Baca Juga: Viral Video Para Demonstran Peringati Hari Buruh, Paksa Terobos Tol Pakai Motor dan Tanpa Helm!
Di awal video narator menjelaskan kronologi kejadian dan menjelaskan beberapa kasus yang menyeret nama AKBP Achiruddin disertai cuplikan video berhubungan dengan peristiwa tersebut.
Namun, hingga akhir video selesai tidak ada dokumentasi dan bukti yang menyatakan AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari kepolisian dan dimiskinkan.
Kesimpulan
Melalui penelusuran di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari kepolisian dan dimiskinkan adalah HOAX.
Hingga saat ini, pihak kepolisian baru memproses pada tahap melakukan penahanan khusus, pemberhentian dari posisi Kabag Bin Ops Dirnarkoba Polda Jabar dan pemblokiran rekening AKBP Achiruddin Hasibuan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena adanya dugaan kasus pencucian uang.
Catatan Redaksi:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok