SUARA BANDUNG – Tidak ada satupun manusia yang suci. Selama hidup pasti pernah melakukan kesalahan. Ustadz Adi Hidayat memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
“Tidak ada manusia di dunia ini yang suci,” kata Ustadz Adi Hidayat dalam ceramahnya yang diunggah di kanal Youtube Adi Hidayat Official.
Artinya, tidak ada satupun orang bebas dari dosa. Karena, manusia memiliki nafsu yang berpotensi menggiring mereka pada kesalahan.
Tapi, Allah yang maha penerima taubat memberikan kesempatan kepada manusia agar mereka bertaubat setelah melakukan kesalahan.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada bagian dalam diri manusia yang memiliki potensi dimanfaatkan oleh syaitan. Yang bisa diprovokasi dan diberikan was-was, sehingga bisa menjerumuskan manusia dalam kesalahan.
“Maksiat itu artinya malampaui batas yang ditentukan,” kata beliau.
Sebagai contoh, batasan dari mata adalah untuk memandang hal-hal yang baik, jika melewati batas maka menjadi maksiat. Batasan dari telinga yaitu mendengar yang baik, sampai melewati batas akan manjadi maksiat.
Segala hal yang membuat kita melampaui batas disebut sebagai thaghut. Sementara orang yang melakukannya disebut dengan thoghin, dan perbuatannya disebut thogho.
Jadi, tidak ada satupun manusia yang suci, yang bebas dari godaan keburukan. Kecuali nabi, karena ada sifat maksum yang dimiliki.
“Setiap kita pasti pernah terpeleset, kecuali nabi. Kalau nabi punya sifat maksum, terjaga dari keburukan,” jelas lebih lanjut
Sifat maksum sendiri yaitu terhindar dari dosa atau terjaga dari keburukan.
Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat menuturkan bahwa orang yang bertaubat lebih dicintai oleh Allah.
”Diantara orang hebat itu, saat dia salah, dia mau bertobat,” kata Ustadz Adi Hidayat
“Kabar baik untuk orang seperti itu. Jadi, orang hebat itu ketika dia sadar berbuat maksiat, dia tobat,” lanjut beliau
Fitrah dari manusia sendiri adalah tobat. Ketika salah, Allah memberikan peluang kepada manusia untuk bertobat. Berkebalikan dengan syaitan yang tidak mau bertobat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati