SUARA BANDUNG - Real Madrid dikenal dengan serangan baliknya (counter attack) di Liga Champion dan hal tersebut menjadikan Los Galacticos sebagai king Liga bergensi tersebut.
Tetapi, saat melawan Manchaster City di Etihad Stadium, Real Madrid bagaikan kayu kering yang mudah rapuh dan counter attack yang biasa dijadikan strategi menjadi tidak berguna.
Real Madrid tidak berdaya saat Manchaster City membantainya di Liga Champion dengan 4 gol tanpa balas.
Sungguh hasil yang sangat mengecewakan bagi king Liga Champion yaitu Real Madrid, karena bagaikan ampas.
Dilansir dari akun YouTube beIN SPORTS Thailand, di unggahan tersebut terdapat cuplikan ketidak berdayaan Real Madrid atas Manchaster City di Etihad Stadium.
Karim Benzema dan kawan-kawan di laga semalam seperti terkena kutukan Manchaster City yang sudah lama menantikan juara Liga Champion.
Tidak hanya itu, Karim Benzema di strategi counter attack yang jadi andalan Real Madrid, ia sebagai ujung tombak yang tumpul pada malam dini hari tadi.
Dengan hasil agregat 5-1 atas kemenangan Manchaster City, kini king Liga Champion yaitu Real Madrid harus menghentikan sebutannya sebagai raja liga bergensi tersebut. (*)
Baca Juga: Rute Arak-arakan Timnas Indonesia U-22 Berubah! Kini Start di SUGBK
Berita Terkait
-
Julian Alvarez Samai Rekor Messi Usai Manchester City Kalahkan Real Madrid 4-0
-
Erling Haaland Berhasil Menciutkan Mental King Liga Champion, Real Madrid?
-
7 Fakta Menarik usai Manchester City Lumat Real Madrid di Liga Champions, No.3 Bikin Malu Los Blancos
-
Tak Banyak Alasan, Ancelotti Akui Manchester City Lebih Baik dari Real Madrid
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun