SUARA BANDUNG - Aplikasi berbalas pesan WhatsApp memiliki segudang fitur unggulannya.
Tak hanya itu, dari tahun ke tahun, WhatsApp selalu membuat inovasi terbarunya.
Hal ini dibuktikan dengan adanya perkembangan yang dilakukan WhatsApp setiap tahun.
Dari yang dulunya hanya bisa untuk membalas pesan dan telepon, kemudian video call, hingga mengunggah status pesan suara.
Kini WhatsApp sedang mengembangkan fitur yang namanya Chat Lock, yakni sebuah metode menyembunyikan pesan hanya melalui sidik jari pengguna lho.
Fitur baru WhatsApp yang terbilang cukup inovatif ini bisa Anda coba sendiri.
Bagi yang belum tahu cara menggunakan fitur chat lock bisa simak. Pertama, tentu perbarui aplikasi ke versi beta terbaru.
Kemudian, pilih kebagian menu chat, lalu klik info. Setelah itu, pilih chat lock.
Setelah terpilih chat lock, kemudian klik, dan pilih pesan yang mau menggunakan fitur tersebut.
Baca Juga: Apa Bedanya Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Sejarah, Keutamaan, Waktu Pelaksanaan, Niat
Setelah mengaktifkan fitur ini, sebuah pesan yang terpilih akan tidak muncul notifikasinya, baik panggilan, pesan atau apapun itu.
Kecuali pengguna membatalkan kunci chat fitur tersebut. Maka dari itu, disinyalir fitur chat lock membantu orang selingkuh.
Tapi, tujuan disediakan fitur tersebut, salah satunya agar pengguna tak terganggu oleh notifikasi yang menyerbu ponsel, misal seperti pesan grup.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa