SUARA BANDUNG - Jusuf Kalla merupakan salah satu mantan Wakil Presiden Republik Indonesia era Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.
Tepatnya, Jusuf Kalla menjadi Wakil Presiden RI ke-6 dan 10 pada masa itu.
Selain itu, Jusuf Kalla dikenal sebagai tokoh politik besar di Indonesia, ia pernah menjabat sebagai Ketua Partai Golkar.
Namun, kini beredar rumor yang menyebut mantan Wakil Presiden RI ke-10 tersebut ditangkap karena korupsi.
Rumor dibagikan oleh kanal YouTube INFO RAKYAT, (26/5/2023), berjudul "JK TERLIBAT KORUPSI TOWER, KEJAGUNG TEMUKAN 2T DALAM PENGGELEDAHAN".
Bahkan, dalam gambar sampul yang digunakan pada video itu, terlihat jelas mantan petinggi Golkar sedang ditangkap dan memakai rompi tersangka.
Namun, apakah benar rumor tersebut? Ayo cek fakta kebenarannya.
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri secara langsung, isi video yang menarasikan Jusuf Kalla korupsi dan ditangkap, tidaklah benar.
Baca Juga: Gandhi Fernando Dituding Rasis Gara-Gara Ulas Film The Little Mermaid
Karena isi video tersebut tidak menyertakan bukti kebenaran narasi yang ia buat dalam judul.
Sehingga klaim mengenai mantan Wakil Presiden RI korupsi merupakan informasi yang tidak benar.
Kesimpulan:
Unggahan kanal YouTube INFO RAKYA,
"JK TERLIBAT KORUPSI TOWER, KEJAGUNG TEMUKAN 2T DALAM PENGGELEDAHAN" adalah HOAKS.
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Publik dipersilakan memberikan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica