SUARA BANDUNG - Ada seseorang yang bertanya kepada Buya Yahya, terkait konser Coldplay yang akan diselenggarakan di Indonesia waktu dekat ini.
Coldplay merupakan band yang dikenal sering mengibarkan bendera pelangi yang menandakan kaum LGBT, dan hal tersebut ditanyakan kepada Buya Yahya.
Bahkan, yang ditanyakan kepada Buya Yahya tekait konser Coldplay tersebut tidak hanya tentang LGBT saja, melainkan tiket yang dibeli itu menggunakan uang yang bukan miliknya.
Tidak hanya itu, lebih miris dari memakai uang yang bukan miliknya, melainkan memakai uang untuk berobat orangtuanya demi konser Coldplay dan hal tersebut ditanyakan kepada Buya Yahya.
Lantas bagaimana tanggapan Buya Yahya terkait konser Colplay yang begitu banyak kontroversi baik dari personilnya ataupun dari pembelian tiket?
Menurut Buya Yahya, dari konser Coldplay tersebut ternyata ada gaya hidup yang merusak di masyarakat Indonesia.
Karena menurut Buya Yahya dari konser Coldplay tersebut, tentunya orang yang membeli tiket itu tidak mempertimbangkan terlebih dahulu dan terpengaruh oleh lingkungan.
Bahkan, menurut Buya Yahya mengatakan untuk orang yang membeli atau akan menonton konser Coldplay tersebut merupakan sebuah kesombongan diri.
"Ada cara hidup yang kurang baik, gaya hidup yang merusak yaitu berbelanja sesuatu tidak pakai pertimbangan yang bisa jadi itu karena terpengaruh oleh lingkungan, yang biasa dengan gaya hidup yang tidak baik atau bisa jadi sebuah kesombongan," jelasnya Buya Yahya dikutip, Selasa (30/5/2023). (*)
Baca Juga: Yura Yunita Akan Gelar Konser Musik di Jakarta dan Surabaya, Catat Tanggalnya
Sumber: Youtube Al Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi
-
Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?
-
Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta
-
15 Tahun Bersama Gojek, 70 Mitra Driver Legend Dapat Apresiasi Umrah ke Tanah Suci
-
35,24 Ton Sampah Sisa Demo DPR Diangkut dari Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda
-
Dari Komedi ke Tarik Suara, Rudal Timur Perkenalkan RUTIM
-
Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass
-
Review Film Motor City: Sengaja Mengorbankan Cerita demi Gaya
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Tabung Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan
-
Gara-gara Fogging, Sistem Pemadam di Basement KPK Aktif dan Dikira Kebakaran