SUARA BANDUNG – SADIS! Gadis 15 Tahun Korban Rudapaksa 11 Pemuda Terancam Diangkat Rahim.
Kondisi kesehatan remaja berusia 15 tahun yang menjadi korban kejahatan seksual oleh 11 orang di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), semakin memprihatinkan.
Diketahui bahwa saat ini, remaja berusia 15 tahun tersebut masih menjalani perawatan yang sangat intensif di salah satu Rumah Sakit di Sulteng.
Dikutip dari akun twitter @mazzini_gsp pada Rabu (31/5/2023), diketahui korban saat ini mengalami infeksi rahim.
“Update kondisi korban saat ini mengalamai infeksi rahim,” tulis @mazzini_gsp.
Dalam keterangan dari Patricia Yabi, Kepala UPT PPA Sulawesi Tengah, diungkapkan bahwa saat ini mereka sedang memberikan pendampingan aktif kepada gadis berusia 15 tahun tersebut.
Selain itu, dia juga mengungkapkan adanya kekhawatiran bahwa kondisi korban rudapaksa tersebut semakin memburuk.
Patricia Yabi menegaskan bahwa saat ini timnya sepenuhnya fokus pada memberikan layanan terbaik kepada korban rudapaksa tersebut. (*)
Baca Juga: Padahal Sudah Dibujuk Pengacara, Inara Rusli Kabarnya Tak Hadir Sidang Cerai Perdana Gara-Gara Ini
Berita Terkait
-
Bunuh Istri dengan Sadis Pakai Botol Bir, Pria di Batam Dituntut Hukuman Seumur Hidup
-
Incar Pemudik, Begal Sadis di Kota Makassar Dilumpuhkan Dengan Tembakan
-
Pembunuhan Sadis Sesama WNI di Jepang, Kemlu Belum Juga Kantongi Identitas Korban dan Pelaku
-
Identitas Belum Terbongkar, KBRI Komunikasi dengan Polisi Jepang Soal 3 WNI Jadi Tersangka Pembunuhan Sadis
-
3 WNI Diduga Lakukan Pembunuhan Sadis di Jepang, Kemlu Masih Tunggu Informasi Resmi Polisi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
Terkini
-
Dinilai Tak Netral di Konflik Adik-Kakak, Ibu Tasyi Athasyia Dituding Jadi 'Kompor'
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!
-
Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar
-
Sampai Kapan ASN WFA setelah Libur Lebaran 2026? Ini Aturan Lengkapnya!
-
Sekecil Apapun Mimpi, Ia Patut Diperjuangkan: Membaca Novel Nonik Jamu
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM