SUARA BANDUNG - Buya Yahya menjelaskan hukum pernikahan apabila mahar yang digunakan ternyata barang palsu.
Menurut Buya Yahya apabila mahar yang didapatkan saat menikah adalah barang palsu, maka hukum pernikahannya sah.
Buya Yahya mengatakan, apabila mahar yang digunakan menikah ternyata palsu bisa jadi ada dua sebab.
Menurut Buya Yahya, pertama, calon suami tidak tahu barang yang dibeli sebagai mahar adalah palsu dan penjual barang tersebut menipunya.
“Misalnya maharnya emas, bisa jadi laki-laki tersebut juga tertipu karena saking semangat beli buat calon istri, dibohongi sama toko mas nya, tetep wajib mengganti dengan barang asli sebagai mahar,” kata Buya Yahya (2/6/2023).
Sebab kedua, calon suami tahu mahar untuk pernikahan tersebut palsu dan memang sengaja berbohong.
“Jika laki-laki tersebut sengaja menipu calon istri, maka dia pembohong dan dosa. Dia wajib mengganti maharnya, tapi nikahnya tetap sah,” jelasnya.
Apabila sudah ketahuan mahar yang diberikan suami ternyata barang palsu dan selama ini telah menipu istri, maka istri tersebut bisa merelakan atau sah saja jika dia menuntut haknya. (*)
Sumber : YouTube Al-Bahjah TV
Baca Juga: Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat dan Bacaannya yang Benar
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo