SUARA BANDUNG - Akibat penganiayaan Mario Dandy Satriyo kepada Cristalino David Ozora, anak Jonathan Latumahina alami cacat fisik.
Cacat fisik yang diderita David Ozora pasca dianiaya Mario Dandy, merupakan efek dari cedera otak berat yang didapatkan oleh anak Jonathan.
Kondisi cacat fisik David Ozora, diungkapkan oleh Jonathan melalui cuitan di akun Twitternya, jelang persidangan Mario Dandy, esok hari.
Jonathan mengatakan, cara jalan David Ozora bahkan tak sempura lagi, berkat penganiayaan brutal Mario Dandy.
"Efek cedera otak berat menyisakan cacat fisik seperti ini: liat cara jalan david," cuit Jonathan melalui akun Twitternya @seeksixsuck, Senin (5/6/2023).
Tak cuma cara jalan, kondisi ketidakstabilan trauma fisik yang pemuda 17 tahun itu derita juga sempat membuat David belum bisa mengontrol keseimbangan tubuhnya sendiri.
Sehingga, David sempat terjatuh dan mengalami retak pada kakinya, sampai harus dioperasi dan dipasang pen.
"dia endurance baru kuat 6 menit, berkali2 jatuh karena pusat keseimbangan trauma berat. Bahkan pernah jatuh sampai retak kakinya dan pasang pen," lanjut Jonathan.
Berdasarkan hal itu, Jonathan berharap bahwa peristiwa penganiayaan brutal yang dilakukan oleh Mario Dandy bisa diadili seberat-beratnya.
Baca Juga: Jadwal Pemilu 2024 dan Tahapannya Jika Terjadi Pilpres Putaran Kedua
Terlebih, ia menemukan ada pernyataan ahli hukum yang menilai bahwa kasus tersebut bukan termasuk penganiayaan berat.
"Trus ada ahli hukum bilang "bukan pemganiayaan berat"," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring