Suara.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) buka suara mengenai mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo bakal dihadirkan sebagai saksi di sidang kasus penganiayaan David Ozora. Rafael Alun merupakan ayah dari salah satu tersangka Mario Dandy Satriyo.
Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto menyebut Rafael bisa saja dihadirkan di sidang Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas apabila sudah dijadwalkan diperiksa sebagai saksi.
"Barangkali kalau tercatat sebagai saksi tentu diwajibkan hadir oleh penuntut umum," kata Djuyamto, Senin (5/6/2023)
Selain itu, Djuyamto menyebut pihak keluarga David juga mungkin dihadirkan sebagai saksi jika keterangan diperlukan di persidangan.
"Keluarga korban, orang tua korban kemudian keluarga terdakwa, kalau masuk menjadi salah satu saksi bisa saja wajib dihadirkan," tutur Djuyamto.
AG Bakal Jadi Saksi
Sebelumnya, terdakwa anak AG (15), direncanakan akan memberi kesaksian di sidang Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas terkait kasus penganiayaan berat David Ozora di PN Jaksel.
"Ada keterangan saksi anak sesuai dengan ketnetuan hukum acara, maka terhadap keterangan saksi yang berkategori anak tentu akan dilakukan secara hukum," kata Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto kepada wartawan, Senin (5/6/2023).
Namun begitu, Djuyamto menyebut pemeriksaan AG sebagai saksi Mario dan Shane nantinya akan digelar secara tertutup. Hal itu sudah sesuai dengan asas peradilan bagi anak.
"Ada konten kesusilaan di dalam surat dakwaan tersebut makanya nanti walaupun prinsipnya terbuka namun karena di dalam ada anak-anak yang berhadapan dengan hukum," ujar Djuyamto.
"Dan konten kesusilaan maka majelis hakim akan menyesuaikan dengan huium acara secara tetutup," imbuhnya.
Hingga kini belum diketahui secara rinci kapan AG akan bersaksi di sidang Mario dan Shane.
Sidang Perdana
Untuk diketahui, PN Jaksel baru menggelar sidang perdana Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas, pada Selasa (6/6/2023) besok.
"Telah menetapkan sidang yang pertama yaitu pada hari Selasa tanggal 6 Juni 2023," kata Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto kepada wartawan, Selasa (30/5/2023).
Berita Terkait
-
Digelar Selasa Besok! AG Bakal Bersaksi di Sidang Mario Dandy dan Shane Lukas di PN Jaksel
-
Keroyok Junior, 2 Mahasiswi Universitas Halu Oleo Jadi Tersangka!
-
Aksi Konvoi dan Bentrok di Jogja Diduga Buntut Penganiayaan Anggota Pendekar PSHT, Polisi Telah Menangkap Tiga Pelaku dan Menetapkan Sebagai Tersangka
-
TERBONGKAR! Motif Di Balik Viral Mahasiswi Keroyok Junior Di Kampus Sulteng
-
PN Jaksel Sebut Tidak Ada Pengamanan Khusus Jelang Sidang Perdana Mario Dandy dan Shane
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah