/
Senin, 19 Juni 2023 | 19:15 WIB
Alumni santri Ponpes Al Zaytun yang ngaku telah mondok 11 tahun lamanya, tepis adanya perzinaan. Begini reaksi warganet. (Instagram/@kepanitiaanalzaytun TikTok/Muhammad Yuri)

SUARA BANDUNG - Seorang alumni satri Ponpes Al Zaytun yang mengaku telah mondok di sana selama 11 tahun muncul ke publik dan menepis adanya perzinaan di dalam pondok pesantren.

Akan tetapi yang menjadi sorotan, cara penyampaian alumni santri Ponpes Al Zaytun tersebut, hingga seorang warganet bernama Abu Farhan menganalisa adab si pemuda.

Pasalnya, pemuda alumni Ponpes Al Zaytun itu menepis isu miring dengan menyentil beberapa ulama lain yang mempraktekkan poligami dan membandingkannya dengan dirinya yang hanya beristri satu.

Dengan gaya nyinyir, alumni santri Al Zaytun mengatakan bahwa tuduhan-tuduhan miring untuk mantan pondok pesantrennya adalah ulah orang sirik.

"Sebelas tahun nih di Al Zaytun, nggak pernah ada tuh berita begituan. Biilahi, nggak ada tuh kasus-kasus zina bayar 2 juta, nggak ada. Ini percuma nih, kalau ada orang benci susah. Lain kali kalau kalian nerima berita, itu ditalar pakai akal, jangan pakai napsu," kata alumni Al Zaytun, seperti dikutip pada akun TikTok Muhammad Yuri pada hari Senin (19/6/2023).

"Saya itu nggak pernah melakukan pencabulan, tanyain noh yang Kyai-Kyai kondang. Yang istrinya banyak tuh, tanyain baru tuh ngelakuin macem-macem. Saya istrinya satu, satu noh. Dituduh-tuduh, setia tuh Al Zaytun," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Abu Farhan, seseorang yang memiliki ilmu tinggi justru akan memperlihatkan adab yang baik pula.

"Adab ini ada di atas ilmu, maka orang yang semakin tinggi ilmunya harusnya tentu dia semakin beradab. Dan 11 tahun bukan waktu yang sangat singkat untuk menimba satu ilmu," kata Abu Farhan mengomentari ujaran si alumni Ponpes Al Zaytun.

Ia lantas menyinggung hasil didikan dari ponpes tersebut yang bernada sombong dan kurang beradab. (*)

Baca Juga: Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2023 dan Link Akses Pengumumannya Besok!

Load More