SUARA BANDUNG - Habib Bahar bin Smith bersama massa Aksi 266 orasi menuntut pembubaran Ponpes Al Zaytun dan memidanakan Panji Gumilang.
Selain berorasi meminta Ponpes Al Zaytun dibubarkan dan pidanakan Panji Gumilang, Habib Bahar bin Smith juga menyentil Menkopolhukam Mahfud MD hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Di mata Habib Bahar bin Smith, sikap Mahfud MD dan Ridwan Kamil cukup cepat menanggapi kekisruhan isu miring yang terjadi di Ponpes Al Zaytun.
Akan tetapi prakteknya, baik itu Mahfud MD maupun Ridwan Kamil dianggap tidak mampu menyelesaikan permasalahan Ponpes Al Zaytun, salah satunya dinilai takut tak ada yang menampung mantan santri ponpes tersebut.
Sehingga, Habib Bahar bin Smith dengan berapi-api menegaskan bahwa dirinya akan mengajak seluruh pondok pesantren di Jawa Barat untuk menerima santri-santri ponpes itu, jika Al Zaytun dibubarkan.
"Jangan khawatir, saya akan ajak semua pondok pesantren ahli sunnah wal jamaah untuk menerima semua santri-santri Al Zaytun," kata Habib Bahar bin Smith, seperti dikutip dari kanal YouTube Islamic Brotherhood Television I IBTV, Selasa (27/6/2023).
Massa orasi yang mendengar kalimat tersebut pun serentak sepakat dan menyoraki Habib Bahar bin Smith dan bertakbir.
Ia bahkan mengatakan jika pondok pesantrennya sendiri akan menerima para santri dari Ponpes Al Zaytun, gratis.
Tak lupa, ia meminta pada Mahfud MD untuk segera membubarkan Al Zaytun secara permanen.
Baca Juga: Beraksi Sejak Akhir Tahun 2022, Empat Tersangka Perdagangan Bayi Pasang Harga hingga Rp 23 Juta
"Kita minta satu lagi ke Pak Mahfud MD. Apa itu? Bubarkan AL Zaytun secara permanen! Penjarakan Panji Gumilang. Panji, jangan kau merasa hebat!," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba