Suara.com - Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun kini masih terus bergulir. Pimpinan Ponpes Al Zaytun ini telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama karena ajaran-ajarannya yang dianggap menyimpang.
Sebelum polemik Ponpes yang dipimpin Panji Gumilang ini menggegerkan masyarakat, banyak tokoh penting yang pernah mengunjungi Ponpes Al Zaytun tersebut.
Panji Gumilang sendiri pernah beberapa kali menerima tamu para pejabat yang ingin bersilaturahmi ke pesantren yang terletak di Indramayu, Jawa Barat ini. Namun sayangnya, Panji kini harus berurusan dengan hukum karena dugaan penistaan agama yang dilakukan olehnya.
Lalu, siapa saja tokoh yang pernah berkunjung ke Al Zaytun? Simak inilah selengkapnya.
1. Moeldoko
Nama Moeldoko sendiri menjadi salah satu pejabat yang diduga menjalin hubungan baik dengan Panji Gumilang. Ia pun pernah dua kali mengunjungi ponpes ini, yaitu ketika dirinya masih menjabat sebagai Pangdam Siliwangi dan saat sudah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Kunjungan Moeldoko saat itu pun dalam rangka ceramah kebangsaan kepada para santri dan pengajar di sana. Moeldoko membantah adanya aktivitas mencurigakan selama kunjungannya. Ia juga tidak terima disebut sebagai beking Al Zaytun.
2. Jusuf Kalla
Mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla juga sempat mengunjungi Al Zaytun saat dirinya menjabat sebagai Menko Kesra. Namun, pihak Jusuf Kalla sendiri membantah adanya hubungan antara Jusuf Kalla dengan pimpinan Al Zaytun. Kunjungan tersebut juga sudah terjadi sangat lama dan tidak ada kecurigaan yang muncul dalam kunjungan tersebut.
2. Eks Kepala BIN Hendropriyono
Salah satu mantan pejabat BIN, Hendropriyono pun sempat berkunjung ke Al Zaytun saat penempatan batu pertama pesantren ini tahun 2003. Bahkan, Hendro pun sempat mengungkap ketidakpercayaannya atas tuduhan Al Zaytun yang terafiliasi dengan Negara Islam Indonesia (NII).
"Bagaimana mungkin NII mengajarkan Pancasila? Bukankah NII menentang dan mengkafirkan Pancasila dan NKRI,” tulis Hendro dalam keterangannya.
4. Eks Menteri Agama Suryadharma Ali
Tak hanya itu, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali juga pernah berkunjung ke Al Zaytun pada tahun 2011. Saat itu, ada isu soal keterkaitan Al Zaytun dengan NII. Kunjungan Suryadharma Ali tersebut pun untuk memastikan tidak ada hal yang mendukung kecurigaan tersebut.
"Iya memang banyak kemungkinan. Misalnya saja, ada keterkaitan dengan pimpinan dengan masa lalu, tapi sekarang sudah tidak lagi,” ungkap Suryadharma melalui situs Kementerian Agama kala itu.
Berita Terkait
-
Cerita Eks Penghuni Ponpes Al Zaytun Bangga Merampok untuk Setor ke Panji Gumilang, Doktrin Kafir Ampuh Digunakan
-
CEK FAKTA: Pimpinan Ponpes Al-Zaitun Panji Gumilang Dijemput Paksa, Dikawal Mahfud MD Aparat Gerak Cepat
-
Cek Fakta: Terbukti Lecehkan Agama dan Nabi, Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Diseret Polisi
-
Poin Pemberat Pimpinan Al Zaytun Dipolisikan: Ajaran Menyimpang, Dugaan Penganiayaan
-
Polemik Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang Telah Kirim Jawaban Tim Investigasi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti