SUARA BANDUNG - Shin Tae Yong mengungkapkan penyerang idaman untuk bermain di Timnas Indonesia.
Menurut keterangan Shin Tae Yong saat ini Liga 1 tidak memiliki penyerang yang mematikan, oleh karenanya Timnas Indonesia kekurangan striker haus gol.
Meski demikian, Shin Tae Yong masih memiliki segudang harapan dari kriteria yang ia kantongi untuk penyerang Timnas Indonesia.
Ternyata nahkoda asal Korea Selatan memilih striker yang pantang menyerah.
Ia juga tak memandang kemampuan pemain asal terdapat banyak pergerakan dan jiwa berkorban.
Sistem itu lah membuat beberapa nama bintang yang malas tak mampu masuk Timnas.
"Strategi yang saya inginkan memang itu tanpa striker utama. Saya selalu ingin pemain depan melakukan banyak pergerakan ketimbang lawan, ini memungkinkan untuk peluang menang," jelas pelatih Timnas Indonesia, dikutip dari YouTube Sports77 Official, (7/7/2023).
"Saya membuat situasi seperti ini agar pemain yang malas tidak masuk Timnas. Saya lebih memilih pemain yang banyak mengorbankan dirinya walaupun kurang kemampuannya," lanjutnya.
Pada dasarnya, karena Liga 1 posisi penyerang sering diisi pemain asing dan menyebabkan talenta Indonesia kurang jam terbang. Shin menjadi memilih kriteria pemain depan yang berkorban.
"Jadi saya melihat siapa itu yang berkorban," tegasnya.
Dan ternyata Shin adalah pelatih yang menyukai skema tanpa penyerang murni.
"Jadi saya juga sebenarnya adalah pelatih yang suka dengan gaya tanpa striker ini," ucapnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama