SUARA BANDUNG - Polemik soal JIS hingga kini masih juga belum mereda. Pernyataan menteri PUPR yang menyebutkan rumput JIS tidak sesuai standar FIFA, sontak memicu reaksi dan komentar publik.
Pernyataan menteri PUPR dinilai tidak sejalan dengan logika sepakbola. Hal ini disampaikan oleh pengamat sepakbola Tommy Welly atau yang lebih dikenal dengan Bung Towel.
Dalam acara Indonesia Lawyers Club (6/7) Bung Towel menyatakan, "berbicara standar FIFA, maka logika sepakbolanya seperti ini, Buro Happold adalah konsultan yang sangat punya reputasi secara internasional termasuk dalam (membangun) stadion sepakbola".
"Bukan hanya Stadion Tottenham Hotspur, tetapi juga stadion Arsenal (Emirates Stadium), Stadion Olimpiade London (2012), dan sekarang sedang membangun stadion baru Everton. Jadi, dia (Buro Happold) yang memiliki reputasi di dunia kontruksi sejak 1976, maka sangat beresiko kalau dia (Buro Happold) gegabah di JIS," tambahnya.
Dalam keterangan lain, juru bicara Anies baswedan, Geisz Chalifah mengatakan bahwa polemik terkait JIS merupakan upaya mempolitisasi Anies.
"Kenapa terjadi (polemik) seperti ini? Karena yang bangun JIS ini Anies Baswedan. Kalau bukan Anies Baswedan tidak akan terjadi seperti ini", katanya.
Mendengar kabar demikian, kabarnya supporter Persija Jakarta akan melakukan aksi bela Anies untuk melawan tindakan politisasi JIS? Benarkah?
Simak penelusuran fakta dari tim Suara Bandung berikut ini!
Kabar terkait Aksi Bela Anies dibagikan oleh kanal YouTube POLITIK 45 berjudul "AKSI BELA ANIESPERSOALAN JIS MAKIN MENJADI,KINI ERICK THOHIR BERURUSAN DENGAN JUTAAN JAKMANIA," pada Selasa, (11/7/2023).
Baca Juga: Tak Undang Jokowi, NasDem Pilih Ajak Rekan Koalisi Hadir ke Apel Siaga Perubahan di GBK
Pada thumbnails video tertulis, "JAKMANIA BELA ANIES, BANTAH ERICK THOHIR POLITISASI JIS YANG TIDAK SESUAI STANDART FIFA".
Dalam halaman sampul atau thumbnails tampak kumpulan orang-orang beratribut yang identik dengan fans sepakbola sedang tumpah-ruah di jalanan.
Namun, jika diperhatikan, dalam video yang berdurasi 8 menit 2 detik itu tidak ada sedikit pun penjelasan dari narator atau bukti dan dokumentasi yang menunjukan bahwa kelompok supporter Persija (Jakmania) melakukan aksi bela Anies.
Hingga akhir video, narasi dalam unggahan tersebut hanya berisi pendapat atau pandangan dari beberapa kalangan terkait polemik JIS.
Kesimpulan
Melalui penelusuran di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar Jakmania gelar Aksi Bela Anies adalah HOAX.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis