SUARA BANDUNG - Erick Thohir terang-terangan mengatakan terganggu dengan persepsi miring yang beredar, saat mendampingi Indra Sjafri dan Bima Sakti dalam seleksi Timnas U17.
Persepsi yang dimaksud oleh Erick Thohir adalah pandangan bahwa PSSI bersama Indra Sjafri dan Bima Sakti, tak mampu menyaring 11 pemain sepak bola potensial, di tengah penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 280 juta jiwa.
Oleh karena itu, sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir sangat mendukung adanya seleksi Timnas U17 diberbagai daerah, seperti yang sedang dilakukan oleh Coach Indra Sjafri dan Bima Sakti.
"Ada persepsi, penduduk kita 280 juta, tidak bisa cari 11 orang terbaik. Itu sangat mengganggu," ujar Erick Thohir, dikutip dari kanal YouTube-nya, Minggu (16/7/2023).
"Nah karena itu, kita buat terobosan. Mencari bibit-bibit unggul di 12 kota," lanjutnya.
Terlebih, penyaringan pontensi timnas U17 merupakan langkah awal untuk menentukan punggawa timnas senior nantinya, seperti yang disampaikan oleh Indra Sjafri dan Bima Sakti.
"U17 sebagai tuan rumah ini, akan menjadi pondasi awal untuk kita membentuk juga keberlanjutan U20, U23," jelasnya.
Tak hanya Indra Sjafri dan Bima Sakti, pelatih-pelatih lain juga dilibatkan dalam seleksi Timnas U17, sebagai realisasi PSSI dalam upaya membentuk timnas masa depan yang berkesinambungan.
"Ini sejalan dengan tadi, bagaimana PSSI ingin melakukan sesuatu yang berkesinambungan antara pemain junior dan pemain senior. Bahkan pahlawan olahraga sepak bola," kata dia. (*)
Baca Juga: Imbauan Penting Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia: Tiru Leher Messi!
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam