SUARA BANDUNG - Pada lanjutan Liga 1 2023/2024 pekan ketiga, pertandingan tuan rumah Persik Kediri vs Arema FC diketahui ada kericuhan.
Kericuhan dipicu oleh sekelompok oknum pendukung Arema FC yang nekat masuk ke dalam Stadion Persik Kediri.
Padahal, menurut keterangan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan bahwa pendukung tim away tak boleh datang ke Stadion, lantaran sedang dipantau FIFA pasca Tragedi Kanjuruhan.
Sontak keributan di dalam Stadion tak terelakkan, bentrok pendukung Arema FC dan Persik Kediri pecah.
Menanggapi hal itu, sebagian netizen menyinggung soal pengurangan poin bagi tim yang pendukungnya ricuh.
Wacana sanksi itu pernah diungkap oleh Erick Thohir sebelum Liga 1 berjalan.
Tapi, tanggapan terbaru Erick Thohir adalah menunggu diskusi antar stakeholder yang terkait, karena masalah Liga, PSSI bukan lah pemegang kekuasaan sepenuhnya.
"Terkait pengurangan, kita mesti duduk sama Liga (PT LIB). Liga bilang sama klub, 'Ayo kita terapkan tahun ini, saya mau minggu ini', kan engga bisa begitu," jelas Erick saat Konferensi Pers PSSI, (20/7).
"Nah nanti bisa saja mungkin, rapat dengan Liga (PT LIB)," imbuhnya.(*)
Baca Juga: Sekjen Gerindra Tegaskan Pertemuan Budiman dan Prabowo Bukan untuk Hapus Memori 1998
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga