/
Senin, 24 Juli 2023 | 13:30 WIB
Muhammad Ferarri dan 3 lainnya pilih pendidikan Kepolisian ketimbang bela timnya di Liga 1. Ini perbedaan gaji pemain sepakbola dan polisi. (Instagram/@pssi)

SUARA BANDUNG - Viral di sosial media terkait berita pemain Timnas Indonesia U-20 meninggalkan timnya masing-masing, demi menjadi Polisi.

Diketahui pemain Timnas Indonesia U-20 yang menjalani masa pendidikan Kepolisian adalah Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Kakang Rudianto (Persib Bandung), Frengky Missa (Persikabo), dan Ginanjar Wahyu (Arema FC).

Thomas Doll sebagai pelatih Persija Jakarta bersuara mengenai pilihan Muhammad Ferarri, ia sudah menyarankan agar tetap bersama tim namun memilih mengikuti pendidikan Kepolisian.

Berbicara soal pilihan pemain Timnas Indonesia U-20 yang mengikuti pendidikan Kepolisian, apa benar gaji polisi lebih besar daripada pemain sepakbola Indonesia? Simak ulasannya.

Dikutip dari kanal YouTube KR TV, Asnawi Mangkualam pernah buka-bukaan terkait gaji pemain lokal Liga 1. 

Menurut keterangan Asnawi Mangkualam, gaji pemain Indonesia di tim Liga 1 bisa menyentuh angka tiga digit(ratusan juta) per bulan.

Bahkan, gaji Asnawi Mangkualam di Korea Selatan jauh lebih kecil ketimbang saat membela tim Indonesia.

Sedangkan dikutip dari kanal YouTube Bripda Mulyadi, (24/7/2023), gaji anggota Polisi Republik Indonesia yang baru masuk atau lulus dari pendidikan adalah Rp4,1 Juta untuk pokoknya di awal Bulan.

Dan pada akhir bulan menurut keterangan kanal tersebut, polisi yang baru lulus juga menerima gaji sebesar kurang lebih Rp2,4 Juta di akhir bulan yang sama.

Baca Juga: Selesai Dibangun, Jembatan Makarti Bisa Jadi Solusi Logistik Pertambangan di Morowali

Tentunya terdapat perbedaan antara gaji pemaim sepakbola dan polisi, tapi keempat pemain Timnas itu pasti memiliki alasannya masing-masing.(*)

Load More