SUARA BANDUNG - Viral video Gegerkalong Bandung yang memperlihatkan sebuah aktivitas di malam hari saat malam Asyuro.
Video yang beredar di media sosial itu menarasikan ada aktivitas diduga sesat. Di dalam gedung yang terletak di Gegerkalong Bandung pun viral karena narasi dugaan "aliran sesat".
Akhrinya Gegerkalong Bandung menjadi perbincangan hangat warganet, sampai diberitakan di media nasional.
Tak hanya itu, banyak teori liar mengasumsikan tentang Gegerkalong Bandung, dari aliran sesat hingga pemuja setan.
Tapi, dikutip dari Pengamat Geopolitik Timur Tengah, Dina Sulaeman, ia mengatakan, aktivitas yang ada di Gegerkalong bukan lah aliran sesat.
Menurutnya, itu merupakan sebuah setiap tanggal 10 Muharam, di Timur Tengah ada suatu kelompok yang merayakan dengan menepuk-nepuk dada seperti di Gegerkalong.
Mereka melantunkan lagu qosidah sedih, atau sering disebut ma'tam dengan menepuk dada.
Kalimat yang diucapkan oleh kelompok mereka adalah sebuah duka cita atas kematian Al Husain.
"Jadi jelas ya, bukan ritual penyembah setan," ujar Dina, dikutip dari Twitter @Dina_Sulaeman, (2/8/2023).(*)
Baca Juga: The Kings of K-Entertainment! 5 Aktor Korea yang Akan Bersinar di 2023!
Berita Terkait
-
Mirip Mario Dandy, Ketua DPRD Ambon Ucap Belasungkawa ke Korban Penganiayaan Anaknya Malah Disindir: Enggak Minta Maaf
-
Pelajaran Buat Orang Tua, Viral Video Bocah di Kediri Tak Sengaja Tarik Gas Motor Matic hingga Terjatuh
-
Tetap Arogan Walau Dipecat Buntut Tampar Balita, Dokter Makmur: Sudah Sering, Nanti Diangkat Lagi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat