SUARA BANDUNG - Bos Bali United, Pieter Tanuri mengaku "buntung" atau rugi selama mengurus tim Liga 1.
Sejak terjun ke dunia sepakbola, Pieter Tanuri mengalami berbagai gejolak, salah satunya dari finansial tim.
Meski Bali United dikenal sebagai tim mewah atau elite Liga 1, Pieter Tanuri justru menyebut klub yang ia pegang tak bisa profit.
Bukan tanpa sebab, mengapa Bali United tak bisa profit. Hal tersebut ternyata berkaitan dengan pengeluaran tim dalam berbelanja pemain.
"Saya sampai hari ini belum profit, karena belanja pemain dan pendapatan tak seimbang," ucap bos Bali United, dikutip dari akun Instagram @timnasgarudainfo, (4/8/2023).
Secara terbuka, Pieter menyebut nominal angka kerugian yang dialami Bali United.
"Tiap tahun saya rugi Rp30-50 Miliar," imbuhnya.
Ada alasan mengapa Pieter tak masalah dengan kerugian sebesar itu. Hal itu karena dirinya ingin menang di setiap laga Liga 1.
"Saya mau rugi, karena saya ingin menang," pungkasnya.(*)
Baca Juga: Lebih Parah Dari Baby Blues, Ketahui Kondisi Depresi Postpartum Pada Ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah