- Kelembapan udara tropis memicu pertumbuhan jamur pada sepatu.
- Pemilik sepatu dapat menggunakan silica gel, memastikan alas kaki kering sempurna, dan memakai kotak akrilik berventilasi.
- Penggunaan shoe tree serta pembersihan rak penyimpanan secara rutin dapat memperpanjang usia pakai koleksi sepatu secara signifikan.
Suara.com - Kemunculan bintik putih atau spora jamur pada koleksi sepatu kesayangan tentu menjadi hal yang sangat menyebalkan.
Selain merusak tampilan estetika, pertumbuhan mikroorganisme ini dapat merusak serat material hingga menimbulkan bau tidak sedap.
Oleh karena itu, memahami cara menyimpan sepatu agar tidak berjamur menjadi langkah krusial dalam merawat investasi penampilan kamu.
Kelembapan udara di wilayah tropis kerap menjadi faktor utama yang memicu munculnya spora.
Jika kamu memiliki koleksi sneakers, sepatu kulit, maupun high heels, berikut adalah lima panduan praktis yang efektif menjaga kondisi alas kaki tetap prima.
1. Silica Gel Pengontrol Kelembapan
Penggunaan penyerap kelembapan adalah fondasi paling efektif dalam mempraktikkan cara menyimpan sepatu agar tidak berjamur.
Selipkan kantong silica gel atau kapur penyerap udara di dalam ruang penyimpanan maupun di bagian dalam sepatu. Komponen ini akan menyerap kelebihan uap air yang terperangkap di area tertutup secara optimal.
2. Pengeringan Maksimal Sebelum Penyimpanan
Baca Juga: 3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Latihan Interval, Harga Mulai Rp400 Ribuan
Pastikan alas kaki benar-benar berada dalam kondisi kering sempurna sebelum kamu memasukannya ke dalam rak.
Keringat dari pemakaian seharian atau sisa air pencucian yang masih tertinggal adalah media berkembang biak favorit bagi jamur.
Dianginkan-anginkan terlebih dahulu di area yang memiliki sirkulasi udara baik selama beberapa jam setelah dipakai.
3. Kotak Akrilik Berventilasi Udara
Menyimpan koleksi di dalam kotak kardus bawaan atau kantong plastik merupakan kesalahan umum yang sering terjadi.
Plastik dan kardus cenderung mengurung kelembapan sehingga mempercepat kerusakan material. Gunakan kotak akrilik transparan yang dilengkapi lubang ventilasi agar aliran udara segar tetap terjamin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang
-
Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
5 Cara Menyimpan Sepatu agar Tidak Berjamur, Bebas Bau Apek
-
Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub
-
DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga