SUARA BANDUNG – Perdagangan orang adalah suatu tindakan keji yang termasuk kedalam pelanggaran hak asasi manusia, karena para pelaku telah melanggar martabat dan merampas kebebasan manusia lain.
Terlepas dari berbagai jenis dan bentuk perdagangan manusia yang berbeda bahkan di setiap negara. Namun tentu terdapat indikator-indikator penting yang harus disoroti dalam mengidentifikasi korban perdagangan.
Berikut adalah diantara ciri-ciri dari korban perdangan orang
Tidak menerima upah. Upah atau gaji yang mereka dapatkan tidak sesuai atau tidak sebanding dengan pekerjaan yang mereka kerjakan. Mereka menerima gaji yang rendah bahkan bekerja tanpa dibayar.
Pemerasan, termasuk kepada keluarga. Imi menjadi salah satu ciri korban dari perdagangan orang. Keluarga juga menjadi target kekejian mereka.
Tidak boleh berhenti bekerja. Korban dipaksa untuk terus bekerja tanpa henti, bahkan dengan upah yang sedikit. Kerja mereka bisa sampai 14 jam sehari dan tanpa adanya libur.
Layanan. Layanan yang korban terima sangat terbatas, mereka tidak diberikan layn kesehatan yang seharusnya, makanan yang mestinya menjadi hak mereka dan lain-lain
Diperbudak dalam bekerja. Mereka Dipekerjakan tanpa henti. Mereka hanya bisa menurut karena adanya ancaman dan kekerasan yang dilakukan. Dan ketidaktahuan mereka bahwa sebenarnya mereka tengah diperdagangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi