SUARA BANDUNG - Usai memulangkan Persib Bandung tanpa poin, Persis Solo langsung fokus menatap duel lawan Persik Kediri.
Pada pekan ke-7 Liga 1 2023/2024, Persis menang 2-1 atas Persib di Stadion Manahan, Solo, Selasa (8/8/2023).
Tak punya waktu banyak, pasukan Laskar Sambernyawa harus sudah persiapan melawan Persik dalam jadwal Liga 1 2023/2024 pekan ke-8.
Duel Persik vs Persis akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri pada Sabtu, (12/8/2023) pukul 19.00 WIB.
Kemenangan atas Persib di laga sebelumnya, dipastikan akan lebih mengangkat mental dan motivasi Ramadhan Sananta dkk.
Singkatnya waktu persiapan untuk menghadapi skuad Macan Putih, membuat pelatih Persis, Leonardo Medina lebih fokus terhadap pemulihan pemain.
"Tentunya, kita akan mempersiapkan pemulihan untuk pemain terlebih dahulu. Karena jarak pertandingan sangatlah singkat. Seluruh pemain juga akan kita tingkatkan agar lebih memahami gaya permainan yang kita terapkan," kata Medina.
Persis juga tentu wajib menaruh waspada penuh akan kekuatan Persik di laga nanti. Sebab mereka tengah dalam tren positif.
Persik mampu menaklukan PSM Makassar di Parepare, dan menahan imbang Bali United di Gianyar.
Sebuah fakta yang harus diperhatikan benar-benar oleh Leonardo Medina agar Persis tak menjadi korban berikutnya dari keganasan Persik.
Apalagi, Persis akan kehilangan dua pemainnya, yakni Ramadhan Sananta dan Irfan Jauhari yang bergabung TC Timnas Indonesia U-23.
Persis sekarang ini berada di peringkat 11 dengan koleksi 9 poin pada klasemen Liga 1 sementara. Sedangkan Persik di posisi ke-14 koleksi 8 poin. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Marc Klok Sebut Dirinya Emosi Hingga Lempar Botol ke Arah Penonton di Laga Persib Bandung vs Persis Solo BRI Liga 1 Pekan ke 7
-
Prediksi Bali United vs PSM: Susunan Pemain, Head to Head, Link Live Streaming, Tayang di Mana?
-
Jadi Sorotan Lantaran Lempar Botol Minuman ke Penonton, Marc Klok Beri Respons Begini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026