SUARA BANDUNG - Nasib berbeda dialami oleh penyerang berbahaya asal Vietnam, ia lebih memilih pulang kampung, tidak seperti Asnawi Mangkualam.
Diketahui beberapa pemain asal Asia Tenggara mencoba peruntungannya di Liga Korea, termasuk Asnawi Mangkualam dan penyerang Vietnam.
Tetapi, dikutip dari laman K-League, hanya Asnawi Mangkualam yang terus dipercaya sebagai pemain sebelas pertama di timnya.
Menyandang predikat penyerang berbahaya dari Vietnam, nampaknya tidak cukup membuat Nguyen Van Toan dipercaya di lini depan Seoul E-Land.
Nguyen Van Toan datang ke Liga 2 Korea pada musim 2022/2023, ia baru mencatatkan 9 kali penampilan dengan 385 menit bermain. Jika ditaksir, pemain yang berposisi sebagai striker lebih banyak turun dari bangku cadangan.
Oleh sebab itu, alasan menjadi "Camat" atau cadangan mati, membuat Nguyen Van Toan dikabarkan akan kembali lagi ke Liga Vietnam, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @football.noise, (16/8/2023).
Apabila Nguyen Van Toan kembali ke Vietnam, maka hanya Asnawi lah pemain Asia Tenggara yang bisa terus dipercaya oleh pelatih tim Liga Korea. Sebelumnya pemain Malaysia juga pilih pulang kampung seperti Van Toan.
Bahkan Asnawi bertekad suatu saat bisa menembus kompetisi teratas Korea, yakni K-League 1.(*)
Baca Juga: Lionel Messi Gacor! Inter Miami ke Final Leagues Cup usai Bungkam Philadelphia Union
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'