SUARA BANDUNG - Thomas Doll diusir pemerintah, usai kalah dari Malaysia dan Jokowi berikan kabar baik. Apakah benar rumor itu?
Rumor diusirnya Thomas Doll oleh pemerintah, buntut dari kekalahan Indonesia melawan Malaysia di Piala AFF U-23, hingga menyeret nama Presiden Jokowi mencuat.
Sebelumnya diketahui, gesekan antara PSSI dengan pelatih klub Liga 1, salah satunya Thomas Doll cukup panas terdengar. Sampai pada kekalahan Timnas Indonesia melawan Malaysia di laga perdana Piala AFF U-23, seolah disangkutpautkan.
Berita mengenai diusirnya Thomas Doll oleh pemerintah hingga Jokowi memberikan kabar baik, lantas mengudara di dunia maya seperti yang diunggah oleh kanal YouTube Auto Intip Timnas pada hari Sabtu (19/8/2023).
"PEMERINTAH TURUN TANGAN DAN LANGSUNG BERI KABAR BAIK UNTUK TIMNAS," tulis kanal YouTube tersebut pada judul konten.
Serta, menuliskan kalimat penegas pada thumbnail yang berbunyi,"Thomas Dol di Usir Pemerintah Usai Kalah dari Malaysia. Jokowi Langsung beri 7 Kabar Gembira."
Lengkap dengan foto Jokowi, Thomas Doll hingga Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir yang diedit menjadi satu frame.
Narator menginformasikan bahwa Erick Thohir telah mengumumkan dan meminta kepada Exco PSSI untuk meninjau ulang peraturan kerja pelatih asing.
Erick menegaskan bahwa pelatih asing yang tidak menunjukkan dedikasinya kepada Timnas Indonesia akan segera dipulangkan ke negara asalnya.
Baca Juga: Umi Pipik Bongkar Alasan Egy Maulana Vikri Percepat Nikahi Adiba Khanza Azzahra Tahun Ini
Narator menyebut jika pernyataan itu dilontarkan Erick, usai kecewa atas kekalahan timnas saat melawan Malaysia.
Tak hanya sampai sana, video berdurasi 8 menit, 10 detik itu juga menerangkan perihal peluang Timnas Indonesia untuk tetap bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF U-23.
Serta meriview kembali pertandingan antara Indonesia vs Malaysia, kemaren. Ditambah dengan ancaman Erick yang tak akan memanggil pemain yang enggan membela timnas saat melawan Portugal di FIFA Matchday nanti.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, kabar diusirnya Thomas Doll oleh pemerintah sebagai buntut kekalahan Indonesia melawan Malaysia di Piala AFF adalah HOAX.
Hingga saat ini, tidak ada informasi valid yang menyebutkan akan tindakan tersebut.
Bahkan, narator juga tak memberikan informasi terkait kabar baik yang diberikan oleh Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Gara-gara Myanmar, Peluang Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-23 Terbuka Lebar
-
Striker Bhayangkara FC Dihujat Pasca Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia, Warganet: 18 Tahun
-
Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia, Dominasi Statistik Pertandingan Bikin Warganet Optimis Skuad Garuda Muda Tetap Lolos
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026