/
Sabtu, 09 September 2023 | 08:57 WIB
Pemain timnas Indonesia merayakan gol kedua ke gawang Turkmenistan yang dicetak Egy Maulana Vikri (tengah) jelang injury time. (Dok. PSSI.)

SUARA BANDUNG - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae yong mengatakan, bahwa babak pertama dirinya menggunakan formasi 3-5-2, dengan tiga pemain bertahan di belakang.

Kemudian, juru taktik asal Korea Selatan itu mengubah formasi permainan anak asuhnya di babak kedua dengan menggunakan 4-5-1 dan fokus menyerang.

Namun di menit akhir, kata Shin Tae yong, timnas Indonesia menggunakan formasi 3-4-3, dan semua pemain mengikuti instruksinya dengan baik, itu yang menjadi kunci kemenangan skuad Garuda.

"Dari hasil itu kami akhirnya menang. Ada beberapa pemain inti yang harus berada di U-23, jadi pemain saat ini belum lengkap," kata Shin Tae yong.

"Apresiasi kepada pemain yang telah bermain baik, dan mampu meraih kemenangan malam ini (Jumat, 8/9/2023)," sambung Shin Tae yong.

Selain itu, Shin Tae yong juga mengapresiasi penjaga gawang Nadeo Argawinata yang cukup banyak melakukan penyelamatan, meski masih ada kesalahan yang dilakukannya.

"Nadeo bermain bagus, dia cukup banyak melakukan save meski melakukan beberapa kali kesalahan, tapi hal itu ditutup dengan penyelamatan yang bagus," kata Shin Tae yong.

"Semua pemain yang kami panggil, merupakan pemain yang bermain bagus di klub asalnya, termasuk Nadeo dan Edgy, tetapi jika ada yang bermain tidak baik di klubnya saya tidak akan panggil lagi," sambungnya.

Sementara itu, sang pembuka keunggulan timnas Indonesia saat melawan Turkmenistan, yakni Dendy Sulistyawan mengatakan, dalam laga ini semua pemain telah bekerja keras karena sudah menjalani persiapan yang baik.

Baca Juga: Usai Indonesia Menang Atas Turkmenistan, Erick Thohir Titip Pesan Begini

"Dalam permainan ini semua pemain bermain cukup bagus, karena telah bekerja keras semuanya," kata Dendy. (*)

Load More