News / Nasional
Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv. [Suara.com/Tim Media DPR RI]
Baca 10 detik
  • Anggota DPR RI Rajiv mengunjungi SLB ABC YPLAB di Bandung Barat pada Jumat, 8 Mei 2026 saat masa reses.
  • Rajiv menyalurkan 50 bantuan Program Indonesia Pintar untuk mendukung pendidikan para siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.
  • Ia berkomitmen memberikan lima unit kursi roda untuk memenuhi kebutuhan fasilitas penunjang kegiatan belajar bagi para siswa.

Suara.com - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti SLB ABC YPLAB di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (8/5/2026). Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, hadir langsung menyapa para siswa, guru, serta orang tua murid dalam agenda masa resesnya.

Kunjungan ini menjadi momen spesial bagi para siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut. Selain bersilaturahmi, Rajiv menyalurkan bantuan 50 Program Indonesia Pintar (PIP) guna mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

"Pendidikan bukan hanya hak segelintir anak, melainkan hak seluruh anak bangsa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menambah semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Rajiv kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Ia berinteraksi langsung, menyapa, dan berbincang dengan para siswa untuk melihat dari dekat semangat mereka dalam menuntut ilmu meski di tengah keterbatasan. Rajiv pun mengungkapkan rasa bahagianya bisa hadir di tengah-tengah mereka.

"Untuk anak-anakku di SLB ABC YPLAB, senang rasanya hari ini kita bisa bertemu langsung. Melihat kalian menikmati masa sekolah, belajar, bermain, dan tumbuh penuh semangat sebagaimana anak-anak lainnya,” ungkap Rajiv.

Tak hanya memberikan semangat bagi siswa, Rajiv juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua. Ia menyadari bahwa mendampingi anak berkebutuhan khusus memerlukan ketulusan dan kekuatan hati yang luar biasa.

“Teruntuk para orang tua murid, kalian adalah orang tua-orang tua hebat yang terus mendampingi, menguatkan, dan memperjuangkan masa depan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan ketulusan. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan hadirnya masa depan yang lebih baik bagi putra-putri tercinta,” ujarnya.

Rajiv menekankan bahwa peran sinergis antara guru dan orang tua merupakan kunci utama pendidikan inklusif. Kesabaran dan keikhlasan, menurutnya, harus berjalan beriringan dalam mendidik tunas bangsa.

Momen haru sekaligus penuh syukur mencuat saat Rajiv merespons kebutuhan mendesak sekolah terkait fasilitas kursi roda. Mengetahui pihak sekolah memerlukan bantuan alat bantu jalan tersebut, Rajiv spontan menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan lebih dari yang diharapkan.

Baca Juga: Jadi Bupati Minimal Lulusan Apa? Ini Aturan dan Latar Pendidikan Jeje Govinda yang Viral

"Ibu kepala sekolah terkait permintaan kursi roda, jangan 4 kursi roda, besok saya kasih 5 kursi roda,” tegas Rajiv yang langsung disambut rasa syukur oleh para orang tua siswa.

Load More