SUARA BANDUNG - Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri menuturkan alasan kekalahan atas Uzbekistan di 16 besar Asian Games, Kamis (28/9/2023).
Timnas Indonesia besutan Indra Sjafri kalah 0-2 atas Uzbekistan di 16 besar Asian Games, setelah memaksa bertanding hingga 120 menit.
Timnas Indonesia disebut telah menerapkan arahan sesuai apa yang telah direncanakan oleh Indra Sjafri, dalam melawan Uzbekistan di 16 besar Asian Games.
Sayangnya, Indra Sjafri menyebut ada eror tim di 16 besar Asian Games tersebut, yang akhirnya berhasil dimanfaatkan oleh Uzbekistan untuk mengalahkan Timnas Indonesia.
"Sebenarnya pertandingan tadi berjalan sesuai game plan. Para pemain fokus terhadap pergerakan pemain Uzbekistan. Tetapi, di sepak bola, ada error, error itu dimanfaatkan dengan baik oleh Uzbekistan," terang Indra Sjafri, dikutip dari Laman Resmi PSSI, Jum'at (29/9/2023).
Eror itulah yang disebut Indra Sjafri menyebabkan kekalahan bagi Skuad Garuda Muda atas Uzbekistan.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia kecolongan di awal perpanjangan waktu saat Ersanov Sherzoo berhasil membobol gawang Timnas di menit 93'.
Timnas Indonesia sempat membobol jala lawan, namun gol Ramadhan Sananta itu dianulir wasit.
Pada menit 112', Skuad asuhan Indra Sjafri harus menelan kerugian setelah Hugo Samir diganjar kartu merah akibat menyikut lawan.
Di menit akhir, Uzbekistan mampu mengunci kemenangan atas Timnas, setelah berhasil menjebol gawang Timnas Indonesia di menit akhir perpanjangan waktu.(*/Alina)
Sumber: Laman Resmi PSSI
Berita Terkait
-
Gagal Lolos 8 Besar usai Kalah dari Uzbekistan, Berikut Capaian Timnas Indonesia dalam 3 Edisi Terakhir di Asian Games
-
PSSI Percayakan Indra Sjafri untuk Timnas Indonesia Menuju Turnamen Dunia, Nasib Shin Tae Yong Bagaimana?
-
Teka-teki Pemain Naturalisasi Timnas Selanjutnya Terjawab? Shin Tae Yong Inginkan Sosok Penjegal Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati