SUARA BANDUNG - Aksi menyikut bek Persebaya Surabaya Arief Catur kepada gelandang Dewa United Ady Setiawan, mendapat kecaman keras dari netizen.
Pelanggaran keras yang dilakukan Arief Catur kepada Ady Setiawan, terjadi ketika Persebaya bertemu dengan Dewa United dalam pekan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (30/9/2023).
Akibat sikutan keras Arief Catur, Ady Setiawan kolaps dan harus dilarikan ke rumah sakit, serta wasit mengganjar kartu merah kepada bek Persebaya tersebut.
Meski begitu, netizen yang melihat laga Persebaya vs Dewa United masih menuntut keras kepada PSSI, supaya memberikan sanksi berat untuk Arief Catur berkat pelanggarannya terhadap Ady Setiawan.
"Catur ngawur. Di akun "X" Persebaya, juga rame mengecam tindakan kasar yang dilakukannya. Bahkan kalau diberi sanksi tambahan pun banyak yang setuju. Sungguh norak dan kampungan cara mainnya. Bikin cedera sesama pemain bola dan juga bikin susah team. Beruntung masih bisa remis," kata @P**** di postingan akun X/Twitter @InfosuporterID, dikutip hari Minggu (1/10/2023).
"Pemain BRUTAL seperti itu harusnya di tindak tegas sebelum ada korban yg patal... klw cuma kartu merah atw hukuman ringan tidak akan ada efek jera. . @PSSI @erickthohir @Komdis_PSSI," tuntut @Biy*****
"Tolong tegas dong @PSSI @erickthohir, apa musti tunggu korban lagi ?!! Sudah banyak korban beberapa pertandingan di Liga 1 dan 2, karena kerasnya para pemain dan tidak tegasnya wasit,mau sampai kapan ??!! Pemain brutal Seperi mereka ini hukum yg keras !!!!," komen @Oo*****
"Pemainku disikut tapi raono pelanggaran ki? Opo iyo kudu ngasi kolaps sek lagi dianggep pelanggaran dan kartu merah? Segini doang kualitas wasitmu pak? @erickthohir," tulis @ibamn******.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica