SUARA BANDUNG - Satres Narkoba Polrestabes Bandung telah meringkus pelaku pengedar Narkoba, yang ternyata ketiganya masih satu keluarga.
Anak dan Ibu ini kompak menjalankan bisnis haram tersebut, Narkoba dikemas dalam bentuk kapsul dan dipasarkan secara online.
Sang ibu berinisial WD dan anak perempuannya berinisial RMC secara bersama menjalankan transaksi tersebut.
Tak hanya anak perempuannya saja, ternyata satu anak laki-laki dari WD juga ikut terlibat dan saat ini masih buron.
"satu keluarga menjadi pengedar, jadi WD itu ibunya, RMC anak perempuan, dan satu lagi DHC anak laki-laki yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, pada Kamis (19/10/2023), dikutip dari @sekitarbandungcom.
Kasus keluarga pengedar Narkoba sudah diselidiki oleh polisi sejak pada 14 Oktober 2023.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti 1.002 butir ekstasi dan 35 gram sabu di rumah WD, di wilayah Lengkong, Kota Bandung.
Barang haram itu dikemas menyerupai kapsul supaya terlihat seperti obat.
Sabu dan ekstasi dijual secara online yang kemudian diantar pada pemesan.
Baca Juga: Buat KTP ataupun KK Bisa Online Pakai Sistem yang Mau Dibuat Jokowi
WD, RMC dan satu pelaku yang masih buron memiliki peranan masing-masing. Mulai dari yang pengemasan ulang hingga pengantaran sampai ke tangan pemesan.
"Para pelaku memiliki peranan masing-masing, WD dan RMC mengemas ulang, pil ekstasi itu digerus dan dimasukkan ke kapsul," jelasnya.
"untuk menyamarkan bahwa itu adalah ekstasi. J setelah dikemas, WD dan RMC ini mengirimkan ke alamat sesuai permintaan DHC," tambahnya lagi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris