SUARA BANDUNG-Beasiswa merupakan salah satu solusi untuk mengatasi biaya pendidikan yang semakin mahal.
Namun, tidak semua beasiswa diciptakan sama, ada perbedaan signifikan antara dua jenis beasiswa utama: fully funded dan partially funded.
Mari kita bahas perbedaan kunci di antara keduanya.
1. Pengertian Beasiswa Fully Funded dan Partially Funded
Fully Funded Beasiswa
Beasiswa fully funded, atau sering dikenal sebagai beasiswa penuh, adalah bentuk bantuan finansial yang mengambil alih seluruh biaya pendidikan kamu selama kuliah.
Ini mencakup biaya kuliah, akomodasi, hidup, asuransi, penelitian, buku, dan bahkan tiket perjalanan pulang-pergi.
Penyedia beasiswa fully funded berkomitmen untuk memberikan bantuan finansial yang cukup untuk memastikan bahwa kamu dapat fokus pada studi Anda tanpa khawatir tentang biaya.
Partially Funded Beasiswa:
Baca Juga: 4 Pemain Persib Ini Diragukan Tampil Saat Berjumpa Borneo FC, Siapa Saja?
Beasiswa partially funded adalah bentuk bantuan finansial yang hanya membantu sebagian dari total biaya pendidikan kamu. Ini bisa berarti potongan biaya kuliah, uang SPP, atau beberapa bantuan biaya akomodasi.
Besaran potongan biasanya bervariasi tergantung pada universitas atau penyedia beasiswa. Beasiswa parsial juga bisa berwujud pelatihan singkat atau kursus tertentu.
2. Waktu Seleksi
Fully Funded Beasiswa: Seleksi untuk beasiswa fully funded biasanya dilakukan sebelum kamu memulai studi di perguruan tinggi. Ini berarti kamu perlu bersaing dengan calon penerima beasiswa lainnya sebelum kamu mulai kuliah.
- Partially Funded Beasiswa: Beasiswa partially funded biasanya dapat diperoleh setelah kamu memulai studi kamu. Ini seringkali diberikan kepada mahasiswa yang telah menunjukkan prestasi selama semester awal mereka. Prestasi ini bisa berupa nilai IPK tinggi, prestasi akademik, atau keterlibatan dalam organisasi.
3. Manfaat Beasiswa Fully Funded dan Partially Funded
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global