SUARA BANDUNG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung dan Bea Cukai Bandung bekerja sama untuk melakukan penindakan barang illegal atau tidak memenuhi ketentuan cukai, salah satunya rokok.
Peredaran rokok illegal di wilayah Bandung pun marak serta tidak dilengkapi pita cukai yang bisa menimbulkan kerugian negara.
Bukti maraknya rokok illegal ini ditandai dengan pemusnahan yang dilakukan Satpol PP dan Bea Cukai di Kantor Satpol PP Bandung, Jalan Martanegara, Kota Bandung.
Barang yang dimusnahkan tersebut berasal dari beberapa penindakan, mulai dari pengumpulan informasi, pemberantasan, hingga menyasar ke jasa penitipan barang.
Menurut Kepala Kantor KPPBC TMP A Bandung, Budi Santoso mengatakan barang yang dimusnahkan merupakan barang yang tidak memiliki identitas bea cukai.
Terdapat kelompok kategori barang illegal yang dilakukan pemusnahan dengan total nilai cukai yang harus dibayar ke negara sejumlah Rp 3.172.775.000.
Jenis barangnya ada 4 kelompok yakni satu rokok konvensional sekitar 4.660.000 batang, tembakau iris ada 4000 gram, rokok elektrika terdapat 1000 botol, kemudian ada minuman alcohol sebanyak 679 botol.
Sehingga, sejumlah barang illegal yang dimusnahkan sebanyak 4.643.844. Hal ini diketahui berdasarkan hasil operasi periode Februari-Juli 2023. (*)
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-64, Hotman Paris Dapat Pesan Menyentuh dari Istrinya
Berita Terkait
-
Ucapan Syukur Warga Sebagian Wilayah Kota Bandung Hujan, Usai Pemkot Bandung Gelar Shalat Istisqa
-
Ribuan Pelajar di Kota Bandung Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Warga Palestina
-
4 Petugas Satpol PP Padang Luka-luka Diserang Pedagang Pantai Padang, Dilempari Kayu dan Batu
-
Satu Keluarga di Bandung Terlibat Peredaran Narkoba
-
Sita Ratusan Botol Miras Ilegal, Satpol PP Sleman Temukan Indikasi Oplosan Dijual Diam-diam
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap