SUARA BANDUNG- Ketika memutuskan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, banyak mahasiswa dihadapkan pada tantangan kultur shock.
Perasaan kewalahan dan kebingungan mungkin akan muncul ketika tiba di negara baru yang penuh dengan budaya dan kebiasaan yang berbeda.
Namun, ada beberapa cara efektif untuk mengatasi kultur shock ini dan menjalani pengalaman kuliah yang lebih lancar.
Dilansir dari akun Instagram @akupintar.kampus, berikut ini adalah cara mengatasi kultur shock saat memulai kuliah di luar negeri.
1. Mencari Informasi Mendalam
Langkah pertama dalam mengatasi kultur shock adalah mempersiapkan diri dengan informasi yang memadai.
Yaitu mencari tahu tentang tujuan kuliahmu melalui situs web resmi universitas, internet, teman, buku panduan, atau bergabung dengan komunitas mahasiswa internasional.
Informasi tentang peraturan, kebijakan kampus, akademik, dan tata tertib sangat penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi.
2. Pelajari Kebiasaan Sehari-Hari Lokal
Penting untuk memahami kebiasaan sehari-hari penduduk lokal di negara tujuan. Ini termasuk waktu, nilai, budaya, selera humor, dan sebagainya.
Observasi dan adaptasi terhadap kebiasaan lokal akan membantu kamu merasa lebih nyaman dan diterima di komunitas tersebut.
3. Tetap Terhubung dengan Berita Lokal dan Internasional
Dalam rangka menjalin hubungan dengan masyarakat lokal, sangat penting untuk mengikuti berita lokal, nasional, dan internasional dari negara tujuan.
Mengetahui apa yang terjadi di sekitar, tidak hanya membuat pribadi lebih terinformasi, tetapi juga memberikan bahan pembicaraan yang baik ketika berinteraksi dengan orang-orang lokal.
4. Aktif di Kampus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Novel Kutukan Darah Terakhir, Ikatan Gaib yang Menuntut Jiwa Sang Pewaris
-
Berubah per 1 Juni! Intip Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina yang Resmi Turun Harga
-
Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840
-
Jam Berapa Kick Off Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini?
-
Jalan Sunyi Arif Menjaga Harapan Pertanian: Dari Loteng Sempit hingga Panen 7 Kuintal Selada
-
22 Pemain Dicoret John Herdman Termasuk Marc Klok, Eliano Reijnders hingga Jordi Amat
-
Ribuan Jemaah Gagal Berangkat Umrah, Mengapa Memilih Travel yang Amanah Jadi Kunci?
-
Beraksi Tengah Malam, Pria 44 Tahun di Tanggamus Nekat Jarah Kabel Proyek
-
realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort