SuaraBandungBarat.id -Dalam agenda Webinar Masa Depan Reformasi Lembaga Penegak Hukum yang dilakukan secara virtual, pada sabtu 27'08/2022
Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyinggung isu dugaan perjudian online yang dikendalikan oleh kelompok tertentu di institusi Polri.
Bahkan Novel mengatakan, dugaan tersebut tidak hanya dilakukan oleh institusi Polri saja diluar institusi pun banyak. katanya
"Terkait dengan kepolisian yang sekarang bisa kita lihat bahwa ada dugaan kelompok tertentu yang mengendalikan perjudian online dan narkoba. Maka itu, sudah menjadi bagian dari korupsi di sektor penegak hukum," ujar Novel
"Kita bisa lihat kasus terkait Ferdy Sambo bagaimana pembicaraan tersebut kemudian menggambarkan hal-hal yang luar biasa, tentunya ini mengejutkan kita semua," ucap Novel
Diketahui, isu dugaan perjudian online tersebut dipimpin oleh Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang sedang ramai diperbincangkan.
Novel juga meyakini kasus dugaan korupsi banyak dan tidak hanya terjadi didalam institusi penegak hukum saja.
"Dalam beberapa pengalaman saya ketika menangani kasus-kasus terkait dengan korupsi di sektor penegakan hukum, hal itu juga diyakini terjadi di lembaga-lembaga penegak hukum yang lain," kata dia.
"Saya yakin itu hanya fenomena gunung es yang di bawahnya tentu akan jauh lebih besar dan jauh lebih berbahaya," katanya.
Baca Juga: Wanita di Pekanbaru Jadi Mualaf, Sempat Mimpi ke Tanah Suci dan Diberi Mukena
"Pasalnya, insitusi penegak hukum lainnya juga terjadi masalah yang kurang lebih seperti itu," kata dia.
Novel juga menegaskan dalam upaya untuk memberantas korupsi tidak hanya hanya di penindakan saja, tapi di sektor pencegahan harus dilakukan dan upaya untuk melakukan pendidikan harus dilakukan.
Sumber :Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
BRI Perkuat Layanan Pekerja Migran, Remittance Tumbuh 27,7%
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Pelangi di Mars, Ketika Film Anak Gagal Memahami Anak