JAKARTA - Polda Metro Jaya membantah banyaknya pengungkapan kasus perjudian yang terjadi beberapa waktu ke belakang berkaitan dengan isu konsorsium 303 dan kerajaan Sambo. Pasalnya, pengungkapan kasus perjudian sudah sering dilakukan sebelum isu itu ramai dibincangkan publik.
Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. Dia menerangkan, bahwa pengungkapan kasus perjudian tidak kaitannya dengan isu konsorsium 303 dan kerajaan Sambo.
Menurutnya, perjudian merupakan tindak pidana kejahatan yang meresahkan masyarakat. Disebutkannya, bahwa kinerja polisi dalam mengungkap kasus perjudian banyak luput dari pemberitaan media.
"Jadi begini, bukan baru kali ini. Setiap saat pun kami melakukan penindakan terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat, baik yang konvensional, kejahatan jalanan dan lain-lain termasuk perjudian," ucap Endra.
"Namun, tidak semuanya kami ekspos dan media jarang menanyakannya," tambahnya.
Endra mengaku bahwa Polri sangat terbuka bagi masyarakat yang ingin mengadukan atau mengetahui adanya tindak kejahatan terkait perjudian. Pihaknya juga akan dengan tegas menindaknya.
"Kalau media punya informasi tentang perjudian laporkan kepada kami. Kami akan menindak," terangnya melansir dari Antara.
"Kan sudah berapa kali juga kami tindak seperti pinjol ilegal dan sebagainya, itu sebagai wujud nyata Polda Metro Jaya tidak ada toleransi terhadap kejahatan ini," kata Zulpan.
Diketahui, sebanyak 131 kasus tindak pidana perjudian di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) berhasil diungkap Polda Metro Jaya pada Agustus 2022. Ini adalah kegiatan rutin dalam rangka memberantas tindak kejahatan. ***
Baca Juga: Polisi Tangkap 23 Orang Terkait Kasus Judi di Bukittinggi, Satu Tersangka Lansia 81 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
7 Aturan Pilih Sepatu Berdasarkan Feng Shui agar Lebih Nyaman dan Seimbang
-
Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing
-
BI Rate Naik, Ini Strategi Jitu BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium
-
Avanza Tabrak Pembatas Tol Pekanbaru-Dumai: 2 Penumpang Tewas, Tujuh Terluka
-
KPK: Seharusnya MBG Dilakukan Secara Selektif, Bukan Masif
-
Dekan FH UHN Janpatar Simamora Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Hukum
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kementerian ESDM Lelang Blok Migas di Selat Makassar