Kapolri Upaya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
SuaraBandungBarat.id - Kirab Merah Putih dan Pawai Nusantara menghiasi Ibu Kota Jakarta pada Minggu (28/8/2022). Kegiatan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI ke-77 tersebut berlangsung dan difokuskan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pada kesempatan ini, Kapolri Jenderal Listyo bersama Habib Lutfi bin Yahya menyambut Kirab Merah Putih dan Pawai Nusantara di Jakarta Pusat ini.
Teristimewa, Pawai rakyat kali menghadirkan Bendera sepanjang 7,7 KM ini sebelumnya dilepas oleh Presiden Jokowi dari Istana Negara sekitar pukul 07.10 WIB. Bagi warga Jakarta Pusat ini merupakan momen bersejarah dan langka. Sehingga animo warga Ibu Kota pun tak terbendung.
Pantauan Suara.com, rombongan Kirab Merah Putih dan Pawai Nusantara tiba di Bundaran HI sekitar pukul 08.13 WIB.
Dalam perhelatan, Selain Listyo dan Habib Lutfi, nampak beberapa petinggi Polri lainnya seperti Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Dankor Brimob Komjen Pol Anang Revandoko, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Sigit selaku Kapolri menyebut acara Kirab Merah Putih dan Pawai Nusantara digelar dalam rangka menjaga semangat persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Ini sebenarnya adalah upaya kita semua untuk selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan, sebagai modal dasar dan modal utama kita untuk menghadapi berbagai macam tantangan bangsa," kata Listyo, Minggu (28/8/2022).
Dalam pelaksanaannya, kata Listyo, acara tersebut melibatkan 50 ribu peserta lintas elemen bangsa. Mereka di antaranya perwakilan instansi pemerintah, tokoh agama, Polri, pemuda, mahasiswa hingga pelajar.
"Total hari ini yang ikut bergabung kurang lebih 50 ribu orang. Dimana ini kegiatan kirab merah putih ini masih bagian dari rangkaian kegiatan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan," pungkasnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi