/
Jum'at, 02 September 2022 | 10:41 WIB
Dokumen Jokowi tampak memimpin rapat kerja bersama para menteri (Twitter/@jokowi)

SuaraBandungBarat.id - Pemerintah sampai detik ini belum menaikan harga BBM bersubsidi. Bahkan waktu dan rencana kenaikanya pun belum ditentukan oleh Presiden Joko Widodo.

Kuota BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite yang ditargetkan dalam APBN tahun ini akan habis di bulan Oktober.

Pada tahun ini, anggaran subsidi BBM dan LPG mencapai Rp149,4 triliun, dan subsidi listrik mencapai Rp59,6 triliun.

Lalu, kompensasi BBM mencapai Rp252,5 triliun dan kompensasi listrik mencapai Rp41,0 triliun. Dengan itu, total anggaran subsidi dan kompensasi mencapai Rp502,4 triliun.

Jumlah ini berpotensi membengkak hingga Rp698 triliun atau naik Rp195,6 triliun, apabila konsumsi terus meningkat.

Hal itu karena harga jual eceran (HJE) BBM bersubsidi jauh lebih rendah dibandingkan harga jual seharusnya atau keekonomiannya.

Sementara itu, Presiden Jokowi memastikan penaikan BBM belum akan dilakukan. Sebab pemerintah masih menghitung nilai kenaikan harga BBM bersubsidi, khususnya jenis solar dan pertalite.

"BBM semuanya masih pada proses dihitung, dikalkulasi dengan hati-hati," kata Presiden saat ditemui seusai peluncuran teknologi "5G Smart Mining" di wilayah Tambang Grasberg, Mimika, Papua, Kamis (1/9/2022) kemarin.

Sementara itu alih-alih ramai rencana kenaikan harga BBM, Pertamina justeru menurunkan harga BBM non subsidi.

Baca Juga: Kedatangan Pemain Baru, Bagaimana Nasib Cistiano Ronaldo di Manchester United?

Diantaranya Pertamax Turbo RON 98), Dexlite (CN 51) dan Pertamina Dex (CN 53).

Penurunan harga meliputi wilayah Papua dan Maluku dengan harga jenis solar, yakni Dexlite dari Rp 18.150 menjadi Rp 17.450 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex menjadi Rp 17.750 dari yang sebelumnya Rp 19.250 per liter.

Penyesuaian harga terbaru BBM non subsidi ini diputuskan dalam aturan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

- Pertamax Turbo: Rp15.900

- Dexlite: Rp17.100

- Pertamina Dex: Rp17.400.

Load More