/
Minggu, 04 September 2022 | 15:06 WIB
Megawati dan Puan nangis, saa kenaikan BBM di masa Presiden SBY. (witter/@ekowboy2)

SuaraBandungBarat.Id - Imbas kenaikan harga BBM, netizen menyoroti partai PDIP  besutan Megawati yang saat ini sedang berkuasa, namun tidak ada aksi protes atau demo saat ada kenaikan harga BBM. Sindiran pedas dilayangkan netizen kepada tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang menangis saat ada kenaikan harga BBM di era SBY.

Waktu jaman SBY, partai PDIP kerap kali melakukan demontrasi saat ada kenaikan harga BBM. Sehingga banyak foto foto yang beredar di dunia maya ketika kader dan petinggi PDIP melakukan aksi demontrasi, bahkan sambil nangis-nangis.

Sebelumnya Permerintah telah resmi menaikan harga bahan bakar minyak jemis solar, pertalite dan pertamax, Sabtu (3/9/2022) siang. Presiden Jokowi mengatakan saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit. Ini adalah pilihan terakhir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM.

Per tanggal 3 September siang, Pertalite harganya menjadi Rp 10.000 per liter, sementara Solar menjadi Rp 6.800 per liter. Tak ada satu pun tokoh PDI Perjuangan yang menangis.

"Mana buku sakti anti naik BBM dari PDIP?" sentil warganet seperti dikutip dari Suara com. 

Pada jaman pemerintahan SBY, ketika pemerintah berencana menaikkan harga BBM langsung disikapi tokoh-tokoh PDI Perjuangan. Bahkan air mata Mgawati menetes saat Rakernas PDI Perjuangan di Makassar, Sulawesi Selatan pada 27 Mei 2008. Ia mengaku ikut sakit hati melihat kemiskinan di Indonesia yang salah satunya diakibatkan oleh kenaikan harga BBM.

"Banyak rakyat lapar karena tingginya angka kemiskinan, tidak mendapatkan pendidikan yang bagus, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," demikian ucap Megawati saat itu.
 
Tak jauh beda dengan sang putri yakni Puan Maharani, ketika menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, dia juga menangis dalam sidang paripurna sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM.

"Ini gak ada adegan nenek-nenek sama anaknya nangis lagi nih? Mana nih... ayo donk nangis," tulis warganet. 

"@puanmaharaniri nanges la woi," desak warganet. 

Baca Juga: Anda Belum Mendapatkan Bantuan Langsung Tunai BBM Rp300 Ribu? Bisa Hubungi Nomor Kontak Kemensos Ini

Ada lagi Rieke Diah Pitaloka dan Ribka Tjiptaning yang juga menangis usai sidang paripurna. 

"Mpo oneng @riekediahp kok ga demo lagi, kemana mpo?" sentil warganet.*

Sumber: Suara.com

Load More