SuaraBandungBarat.Id - Presiden Jokowi hari Rabu, 7 September 2022 melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Istana Presiden.
Abdullah Azwar Anas sendiri menggantikan menteri sebelumnya Djahyo Kumolo yang sudah meninggal dunia.
Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. lahir tanggal 06 Agustus 1973 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Ia merupakan seorang politisi Indonesia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak 13 Januari 2022.
Azwar Anas juga pernah menjadi Bupati Banyuwangi yang memimpin sejak 21 Oktober 2010 hingga 17 Februari 2021.
Ia dilantik menjadi bupati setelah mengalahkan 2 kontestan pemilihan kepala daerah lainnya yakni pasangan Ir. Djalaludin-Yusuf Nuris dan Emilia Contessa-Zaenuri.
Sebelum menjabat sebagai bupati, ia pun pernah menjadi anggota MPR dan DPR RI.
Azwar Anas dibesarkan dalam lingkungan pesantren dengan agama yang kuat. Pendidikannya ditempuh dengan berpindah-pindah.
Dirinya pernah masuk di MI Karangdoro, Tegalsari pada tahun 1980 MI Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura pada tahun 1982-1983 dan masuk MI Kebunrejo Genteng pada tahun 1983 hingga 1986.
Baca Juga: Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB
Setelah itu, melanjutkan SMP di SMP Negeri 1 Genteng pada tahun 1986 hingga 1988 dan pindah ke SMP Negeri 1 Banyuwangi pada tahun 1988 dan tamat pada tahun berikutnya.
Kemudian setelah tamat SMP, Azwar Anas hijrah ke Jember untuk melanjutkan SMA di SMA Negeri 1 Jember dan tamat pada tahun 1992.
Pendidikan di perguruan tinggi ia jalani di IKIP Jakarta (Fakultas Teknologi Pendidikan) dan Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Pendidikan Strata dua nya ia jalani di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia dan diselesaikan pada tahun 2005.
Anas juga pernah tercatat sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama masa bhakti 2000-2003, setelah memenangi pemilihan ketua umum pada perhelatan Kongres IPNU di Makassar, Sulawesi Selatan pada tahun 2000.
Wakil Rakyat
Ia pernah menjadi anggota MPR RI termuda yang dilantik saat usianya masih 24 tahun.
Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR untuk periode 1999-2004 namun karena perolehan suara yang kurang ia gagal melenggang ke Senayan.
Dan pada pemilihan umum berikutnya ia berhasil menjadi anggota DPR untuk periode tahun 2004 hingga 2009 karena menggantikan anggota FPKB yang meninggal dunia.
Menjadi Bupati
Karena ia termasuk tokoh muda Nahdatul Ulama di Banyuwangi. Ia mendapatkan basis kekuatan dari para ulama dan simpatisan Nahdatul Ulama di Banyuwangi.
Selain itu pasangannya Yusuf Widyatmoko adalah ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi yang memiliki suara yang cukup besar di Banyuwangi.
Setelah kampanye yang gencar, akhirnya berdasarkan perhitungan cepat akhirnya pasangan Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko dapat memenangkan pemilihan kepala daerah dan dilantik pada 21 Oktober 2010 di Gedung DPRD Banyuwangi.
Selama masa pemerintahannya bersama Yusuf Widyatmoko yang pertama ini meluncurkan berbagai program daerah di antaranya yaitu:
1. Peresmian Bandar Udara Blimbingsari (sekarang Bandara Internasional Banyuwangi).
2. Penyelenggaraan pendidikan gratis dan program pendukungnya seperti SAS (siswa asuh sebaya).
3. Pengadaan berbagai event seperti Banyuwangi Ethno Carnival.
4. Banyuwangi Jazz Festival.
5. Tour de Ijen bersama dengan event-event lainnya yang dikemas dalam perayaan Banyuwangi Festival.
6. Perencanaan Wisata Banyuwangi yang berkonsep eco-tourism.
Pencalonan Kembali Menjadi Bupati
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tanggal 9 Desember 2015, Azwar Anas kembali mencalonkan diri menjadi Calon Bupati Banyuwangi bersama mantan pasangannya, Yusuf Widyatmoko.
Namun kali ini, ia diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan & Partai Kebangkitan Bangsa.
Hingga ia terpilih kembali dan dilantik untuk masa jabatan 5 tahun selanjutnya.
Berita Terkait
-
Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB
-
Dulu Mundur dari Cawagub Jatim karena Foto Mesum, Azwar Anas Dilantik Jokowi Jadi MenPAN-RB Hari Ini
-
BBM Naik, Menhub Minta Masyarakat Pakai e-ticketing, Bisa Lebih Murah?
-
Profil Biodata Sosok Azwar Anas, Eks Bupati Banyuwangi yang Jadi Menteri Pan RB, Lengkap Karier, Jabatan, Prestasi
-
Kekayaan Calon Menpan RB Azwar Anas Mencapai Rp 16,3 Miliar, Punya Tanah dan Bangunan di Bekasi dan Jakarta
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kick-Off SMK Go Global, Pemerintah Targetkan Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Hingga 2029
-
Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut
-
Gaji Rp12 Juta Bisa Ajukan KPR Subsidi, Ini Syaratnya
-
Eks Pimpinan KPK Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi 'Zombie' atau 'Hello Kitty'
-
Pertalite Jebol Diburu Pengguna Peralihan Pertamax, Tapi Stok Diklaim Aman
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah
-
Ancaman Tak Terduga di Demo 27 Agustus, Boni Hargens: Waspadai Angsa Hitam