SuaraBandungBarat.id - Silang pendapat antara Dokter Richard Lee dengan Kartika Putri masih terus berlanjut. Hal ini memicu pro dan kontra di dunia maya, warganet banyak berkomentar dengan beragam tujuan.
Kartika Putri masih bersikukuh mempertahankan pendapatnya tentang keamanan kandungan hidrokuinon dalam produk kosmetik bagi ibu hamil dan menyusui.
Hal itu terungkap dalam video yang diunggah Richard Lee pada Sabtu (10/9/2022) di Instagram.
Padahal, Dokter Richard Lee telah menunjukkan bukti bahwa kandungan tersebut tidak aman.
Di dalam tayangan video tersebut, dr Richard Lee menunjukkan dasar bukti bahwa penggunaan hidrokuinon tidak baik untuk ibu hamil dan menyusui dari keterangan BPOM AS (FDA).
"Menurut FDA, hidrokuinon itu dilarang untuk ibu hamil dan menyusui," tutur Dokter Richard Lee, sambil memperlihatkan penjelasan dari FDA.
Ricahrd Lee pun membandingkannya dengan produk kosmetik yang dipromosikan Kartika Putri, yang ternyata ada keterangan "cocok untuk semua jenis kulit, aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui".
"Karena orang menonton video Kartika, terus memakai produk tersebut, ibu hamil dan ibu menyusui, lalu terjadi sesuatu. Adakah porsi kesalahan Kartika di sini?" tanya dr Richard Lee.
Mendengar pertanyaan tersebut, secara tegas istri Habib Usman bin Yahya itu menepisnya. "Tidak," jawab Kartika.
Baca Juga: Dindra Nashriyah, Selebgram Hot yang Bikin Mata Pria Melotot
Unggahan ini pun memicu amarah warganet, beberapa dari mereka menyebut Kartika sebagai sosok berkepala batu.
"Susah kalo udah batu, tetap aja batu," komentar akun @ruswati***.
"Yang salah Dokter Richard, ngapain ngomong sama batu," imbuh akun @dwi***.
"Tapi kok bs BPOM ya? Nah, kalau BPOM betul lolosin produk Kartika Putri ini makanya dia bilang 'tidak' . Capek mecahin batu, lebih baik usut ke BPOM aja," saran akun @iwang***.
Sebelumnya, Kartika Putri mengakui bahwa produk kosmetik yang dipromosikannya mengandung hidrokuinon sebesar satu persen.
Namun, Dokter Richard Lee mengatakan bahwa berapa pun kadarnya, kandungan hidrokuinon dalam produk kosmetik akan berbahaya bagi kulit.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Tak Mau Mengalah dari dr Richard Lee, Kartika Putri Disebut Batu oleh Warganet
-
Kartika Putri Disentil Gara-gara Pamer Enaknya Jadi Artis, Warganet: Itu Dulu!
-
Kartika Putri Dikritik Lagi Gara-Gara Pamer Keuntungan Jadi Artis: Pegang Gini Aja Bisa Promosi
-
Terpopuler: MUI Cilegon Buka Suara Soal Penolakan Pembangunan Gereja, Anak Soimah Meninggal di Pesantren Gontor
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL