Namun, pada tahun 2008, James tewas karena bunuh diri. Ia memilih untuk bunuh diri karena merasa selalu diikuti dan diawasi oleh pemerintah Amerika Serikat.
2. Gary Mckinnon
Gary Mckinnon merupakan peretas handal asal Inggris. Gary menjadi salah satu peretas paling berbahaya yang ada di dunia setelah ia berhasil meretas sebanyak 97 sistem militer dan pertahanan yang ada di Amerika Serikat dalam waktu 13 bulan.
Tidak hanya itu, Gary berhasil memporak-porandakan komputer milik Pentagon dan NASA serta mematikan dua ribu komputer di sebuah perusahaan yang terkenal.
3. Jim Geovedi
Kali ini, peretas paling menakutkan datang dari Indonesia. Jim merupakan hacker yang ditakuti di dunia.
Hal tersebut diakui setelah dirinya berhasil mengubah arah dua buah satelit milik Indonesia dan satu buah satelit milik China.
Diketahui, Jim melakukan aksinya karena ia ingin melihat kekurangan satelit. Tidak hanya itu, diakui oleh Jim kepada dunia, ia bisa mengendalikan jaringan internet di Indonesia serta melakukan modifikasi semua transaksi keuangan. Namun Jim enggan untuk melakukan hal tersebut.
4. Anonymous
Baca Juga: Jadi Pilihan Dinas Kesehatan Sleman, 10 Duta Kesehatan 2022 Diharapkan Dukung Gas Bro
Anonymous adalah sekelompok hacker yang dibentuk pada tahun 2003 silam. Anonymous merupakan sekelompok hacker yang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu menggunakan topeng.
Anonymous menjadi salah satu hacker yang paling ditakuti di dunia setelah menentang sensor yang dilakukan oleh pemerintah.
Tidak hanya itu, ia juga menolak adanya pembatasan internet yang telah diatur oleh pemerintah.
Kelompok hacker ini menjadi hacker yang paling berpengaruh di dunia karena tindakannya memerangi tindakan kelompok teroris ISIS.
5. Edward Majerczyk
Beberapa waktu lalu, dunia sempat dihebohkan dengan bocornya foto telanjang artis internasional di internet, diketahui hal tersebut merupakan ulah dari Edward.
Foto tersebut merupakan milik Jennifer Lawrence. Aksinya diketahui pihak kepolisian, Edward pun ditangkap lalu mendekam di penjara selama 9 bulan lamanya.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
4 Aksi Bjorka Diduga Berhasil Meretas Data Penting Kominfo Hingga Presiden
-
Berani Ambil Kebijakan Besar, Pengamat Nilai Jokowi Bisa Jadi Sosok Pemimpin Panutan
-
Bjorka Senggol Presiden, Menteri Hingga Denny Siregar, Akun Twitter Ditangguhkan, Netizen: Mungkin Ada yang Panik
-
Bjorka Retas Kasus Pembunuh Munir, Nama Muchdi PR Diduga sebagai Dalang
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies
-
Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami
-
Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!
-
Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!
-
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang