/
Selasa, 13 September 2022 | 15:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Hacker Bjorka kini bongkar data milik Kapolri ((Suara.com/M Yasir))

SuaraBandungBarat.id - Lagi-lagi bikin bikin gaduh akun Hacker Bjorka kini bongkar data pribadi sosok orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia.

Lewat tulisan akun Twitter Kapolri Listyo sigit Prabowo Hacker Bjorka menyebutkan kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, Putri Candrawathi, dan tersangka lainnya dalam kasus tewasnya Brigadir J.pada, Senin (12/09/2022).

Di Twitter, Bjorka menulis, "if anyone thinks i'm here to divert the Sambo case i don't even know who he is. but i will help to make @ListyoSigitP listen to your insistence."

Lalu, mengapa dia harus menyebut sosok Listyo Sigit Prabowo langsung?

Sikap tegas Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo masih menjadi sorotan publik.

Sifat asli Kapolri kini dipertanyakan, apakah Listyo Sigit Prabowo benar-benar dapat bersikap tegas pada kasus pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo dan kasus-kasus yang lainya yang harus diungkap oleh polisi?

Bagaimana sifat asli Listyo Sigit Prabowo sebelum berhasil menjadi Kapolri? Apakah benar seorang polisi yang tegas dan disiplin?

Kepribadian Listyo Sigit Prabowo terkuak mulai dari menjalani pendidikan di SMA. Di mana Kapolri merupakan alumni SMA 8 Yogyakarta.

Kepala Sekolah SMA 8 Yogyakarta, Sri Suyatmi menjelaskan Kapolri mulai menjalani pendidikan di SMA 8 Yogyakarta pada tahun 1985 dan lulus tahun 1988. Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol).

Baca Juga: Delapan Orang Meninggal Dunia saat Kebakaran Ruang Pamer Skuter Listrik di India

“Masuk SMA 8 Yogyakarta pada tahun 1985 dan kemudian beliau lulus tahun 1988 setelah lulus dari SMA 8 beliau melanjutkan ke Akademi Kepolisian, Akpol,” kata Sri Suyatmi, pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Menurut penuturan guru SMA 8 Yogyakarta, Suhardi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo adalah seorang yang disiplin. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pada catatan buku absensi siswa yang disimpan di sekolah.

“Sosok yang penuh disiplin. Dilihat dari absensinya tidak pernah alpa melihat dari datanya, sakit cuma lima hari, dan izin dua hari. Parameter disiplinnya dilihat dari itu,” kata Suhardi.?

Kapolri Listyo Sigit Prabowo pun dinilai sebagai pribadi yang pendiam. Hal ini diungkap pula oleh gurunya.

“Mas Listyo Sigit dulu di kelas pendiam, anaknya tidak macam-macam,” ucap Suhardi dikutip Ayobandung.com dari laman Suara Jogja pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Selain pendiam Listyo pun dikenal sebagai anak yang baik dan taat peraturan sekolah.

“Saat itu ada jam kosong satu kelasnya mau bolos rame-rame tapi mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” kata Suhardi.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Latar Belakang Keluarga Kapolri Listyo Sigit Prabowo Bukan Polisi

Semasa sekolah Listyo juga merupakan anak yang pintar. Hal ini terbukti dengan berhasil diraihnya peringkat di kelas dan berprestasi di bidang olahraga.

“Dulu masuk ranking juga di kelas lima besar kalau tidak salah. Beladiri juga sempat sampai tingkat provinsi,” ucap Suhardi.

General Manager PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Pramusinto sebagai sesama alumni SMA 8 Yogyakarta pun memberikan kesaksiannya bahwa benar Listyo adalah sosok yang rajin dan disiplin.

“Saya seangkatan tapi beda kelas. Kalau dilihat dari kerajinannya di sekolah memang beliau sangat rajin. Rekam jejak selama tiga tahun di SMA pun menunjukkan demikian. Catatannya selama tiga tahun beliau hanya sakit lima hari dan izin dua hari, sedangkan alpa tidak ada,” kata Pramusinto.

Terungkap pula kepribadian tegas dan disiplin yang dimiliki oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merupakan hasil didikan dari sang ayah yang merupakan seorang anggota TNI AU, Mayor Adm Sutrisno.

Biodata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Listyo Sigit Prabowo lahir di Ambon, Maluku pada 5 Mei 1969. Setelah menempuh pendidikan di SMA 8 Yogyakarta dan lulus pada tahun 1988, Listyo melanjutkan pendidikan di Akpol dan berhasil lulus pada tahun 1991.

Listyo pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo pada tahun 2011. Selanjutnya pada tahun 2012 Listyo menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Pada Mei 2013 Listyo ditugaskan menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara. Pada tahun 2014 Listyo pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi.

Selanjutnya pada tahun 2016 Listyo menjadi Kepala Kepolisian Daerah Banten dan tahun 2018 menjadi Kadiv Propam Polri.

Listyo telah banyak menorehkan prestasi di Polri, antara lain saat menjabat sebagai Kabareskrim Polri tahun 2019 ia berhasil menangkap terpidana kasus Bank Bali, Djoko Tjandra yang telah buron selama 11 tahun dan kasus lainnya yang berhasil ditangani adalah kebakaran Gedung Kejaksaan Agung yang menetapkan 11 orang sebagai tersangka.

Pada 27 Januari 2021 Presiden Jokowi resmi melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri untuk menggantikan Idham Aziz.

Sumber : Suara.com

Load More