/
Jum'at, 16 September 2022 | 23:02 WIB
Najwa Shihab kritik oknum polisi hedon. (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id - Seolah tidak ada habisnya membincangkan institusi korps baju coklat Polri. Apalagi pasca peristiwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J terkuak, lembaga negara yang satu ini terus disorot publik.

Kali ini, salah satu sosok yang berani mengkritik instansi kepolisian, ialah Najwa Shihab. Di sebuah video yang viral di media sosial tersebut, Najwa Shihab yang menyindir para polisi yang kerap kali memamerkan hidup mewah.

"Polisi ini kerap kali nggak malu dan sungkan, mempertontonkan kemewahan atau gaya hidup hedon," tutur Najwa Shihab di kanal akun YouTube miliknya.

"Nggak sungkan pamer kemewahan, dan bukan cuma polisinya keluarganya juga, ada istri kapolres yang nggak malu tuh pamer foto di Instagram naik sepeda dengan harga Rp 300 juta," ujarnya.

Nana, demikian sapaan akrab Najwa Shihab si Presenter cantik nan smart tersebut, merasa bahwa gaya mewah atau hedon di kalangan polisi ini memang kerap menjadi pertanyaan oleh masyarakat sipil. 

Mereka kerap kali muncul saat konferensi pers dengan mengenakan outfit atau pernak pernik yang memiliki harga fantastis.

"Sekarang dengan gagah konprensi pers nggak malu pakai cincin miliaran, pakai baju harga jutaan, pakai jam harga ratusan juta, malu nggak sih," pungkasnya.

"Maksudku problemnya adalah ketika pejabat-pejabat ini, kita tahu gaji lo tuh berapa dan nggak matching gaya hidup mewahnya, dengan pendapatan hidup mereka, jadi kan wajar orang bertanya-tanya halal nggak sih duit lo ya kan," sambungnya.

Melansir matamata.com-jaringan Suara.com, unggahan itu dibanjiri komentar warganet. Banyak dari mereka memuji keberanian Najwa Shihab.

Baca Juga: Penghuni Rumah Tak Kunjung Keluar, Viral Video Kurir Paket Matikan Meteran Listrik

"Mbak najwa mewakili mak-mak komplek yang suka ngerumpi," tambah netizen.

"Keren lah ini bermutu," tutur netizen.

"Indonesia butuh orang seperti mbak nana untuk ada di pemerintahan," ujar lainnya.

Sumber : Suara.com

Load More